PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, bersiap menggelar job fit atau uji kesesuaian jabatan bagi 20 pejabat eselon II di lingkungannya.
Hal ini menyusul terbitnya surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Kita baru saja mendapatkan surat persetujuan dari Kemendagri untuk melaksanakan job fit jabatan eselon II," ujar Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif atau yang akrab disapa Udin kepada awak media, Rabu (21/1/2026).
Udin menyebut job fit tersebut bukan dimaksudkan sebagai penilaian yang bersifat menghukum, melainkan penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan adaptif menghadapi tantangan ke depan.
Karena itu, kata dia, job fit tersebut sebagian besar menyasar kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pangkalpinang yang telah menjabat lebih dari dua tahun.
"Job fit ini kita maknai sebagai penyegaran. Tidak ditonjolkan, tidak ditampilkan secara berlebihan, tetapi memungkinkan adanya rotasi jabatan sesuai kebutuhan organisasi," tutur Udin.
"Kami menilai perlu ada penyegaran. Organisasi pemerintahan harus dinamis, tidak boleh stagnan," ujarnya.
Sebanyak 20 kepala OPD akan mengikuti proses uji kesesuaian jabatan tersebut.
Tahapan job fit pun telah dimulai dengan pembentukan panitia seleksi (pansel).
"Panselnya sudah ada. Besok sudah mulai, tahap awalnya adalah wawancara," ujar Udin.
Dalam job fit nanti, lanjut dia, ada sejumlah kriteria utama yang menjadi perhatian tim penilai.
Selain kompetensi teknis, aspek disiplin kepemimpinan juga menjadi penilaian penting.
"Kami tentu mengharapkan kepala OPD yang profesional, menguasai bidangnya, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Udin.
Tak hanya itu, menurutnya, tantangan pembangunan ke depan juga menuntut kepala OPD yang lebih kreatif dan inovatif.
"Ke depan tantangan makin berat. Kepala OPD harus kreatif, produktif, dan inovatif dalam melaksanakan tugas-tugasnya," tutur Udin. (t2)