TRIBUNTRENDS.COM - Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang ditemukan meninggal dunia, ternyata sempat mencurahkan isi hatinya kepada sahabat terdekat sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Perempuan yang akrab disapa Olen tersebut dikenal sering mengeluhkan rasa lelah.
Tak jarang pula, ia mengungkapkan kegalauan yang dirasakannya dalam keseharian.
Curahan hati itu menjadi kenangan terakhir yang kini tersisa bagi orang-orang terdekatnya.
Sahabat Olen pun menyampaikan ungkapan pilu.
Baca juga: Sosok Pilot Calon Suami Florencia Pramugari Pesawat ATR, Rencana Nikah Pupus: Keluarga Menantikan
Menurutnya, kini Florencia sudah tak lagi merasakan lelah maupun galau seperti yang kerap ia ceritakan semasa hidup.
Sementara itu, proses identifikasi jenazah Florencia Lolita Wibisono telah berhasil dilakukan oleh pihak kepolisian.
Jenazah pramugari pesawat ATR 42-500 tersebut dipastikan sebagai korban kedua yang diterima Biddokkes Polda Sulsel.
Kabid Dokkes Polda Sulsel, dr. Muh Haris, menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan segera setelah jenazah diterima pada Selasa (20/1/2026) malam.
"Jenazah (korban jatuhnya pesawat ATR 42-500) dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono jenis kelamin perempuan umur 33 tahun dengan alamat apartemen Wak Tower A unit 216 Buleleng, Jakarta Timur," kata dr Haris saat rilis di Bidokkes Polda Sulsel, Rabu (21/1/2026).
Menurut dr. Haris, kondisi tubuh korban masih tergolong cukup baik.
Hal tersebut sangat membantu tim forensik dalam proses identifikasi.
Hal senada juga disampaikan Kapusident Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi.
Ia menyebutkan bahwa sidik jari korban masih dapat terbaca dengan jelas, sehingga identitas korban dapat dipastikan tanpa kendala berarti.
Sebelumnya, jenazah korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, setelah berhasil dievakuasi dari pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Setelah teridentifikasi, jenazah Olen kemudian diserahkan ke pihak keluarga.
Baca juga: Duka Kakak Florencia Lolita Pramugari Pesawat ATR, Info soal Pemakaman: Fly Higher Sayangnya Kakak
Kakak kandung Olen, Natasya Wibisono mengabarkan kalau jenazah adiknya itu akan disemayamkan pada Kamis (21/1/2025) di Jakarta sebelum diterbangkan ke Manado.
Jenazah Florencia kemudian akan dimakamkan pada Sabtu (21/1/2025).
"Untuk keluarga/teman2/kerabat olen di Jakarta bisa melihat untuk terakhir kalinya besok pagi pukul 10.00 - 21.00
Setelah itu olen akan disemayamkan dan dimakamkan di tondano - manado dan tiba hari jumat sore
Dan sabtu siang akan dimakamkan
Utk informasi ruangan dan tempat bisa tanyakan keluarga dari olen," tulis Natasya di akun Instagramnya.
Sementara itu sahabat Olen, Tasya mengungkap curhatan almarhum sebelum meninggal dunia.
Pada akun Facebook Eca Cut, ia memposting foto-foto dirinya dan Olen saat masih sekolah.
Ia juga memposting foto Olen saat sedang tertidur.
"Sakit Tuhan...
Tapi Olen Tuhan punya. Walau keadaan lagi nd baik2 saja, namun GOD is always. Thank GOD...
Akhirnya boleh bobo enak kamu boleng. So nda cape2 lagi..
Nda galau lagi tunggu ngapa p kabar. Mar brsyukur ngana cpt ditemukan.
Senang ngana pulang di rmh yang kekal..
Mar, Tuhan ampun kalo hati ini msh blm trima
Olen Happy Landed to Heaven Fly High lovebirds Rest in Heavenly Peace," tulisnya.
(TribunTrends/TribunBogor)