Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menemui langsung massa aksi Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit di halaman Kantor Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Kamis (22/1/2026).
Ia didampingi Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan.
Bupati Vera menyampaikan apresiasi atas perjuangan masyarakat yang menuntut kapal PT PELNI kembali beroperasi di Pelabuhan Donggala.
Ia menegaskan, secara regulasi tuntutan tersebut merupakan hak masyarakat Donggala, sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 612 Tahun 2025.
Baca juga: Simalakama Pemindahan Operasional Kapal Pelni dari Pantoloan Palu ke Donggala dan Solusi Pemerintah
“Kami mengapresiasi perjuangan teman-teman semua. Secara regulasi, ini memang menjadi hak Kabupaten Donggala,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu kebijakan lanjutan dari Gubernur Sulawesi Tengah.
Vera mengungkapkan, kemungkinan masih adanya informasi yang belum sepenuhnya diketahui oleh pihak provinsi terkait dasar hukum pengembalian trayek PELNI.
“Hari ini saya sudah memanggil Kepala Bagian Hukum untuk menyiapkan surat resmi yang ditujukan kepada Bapak Gubernur. Mudah-mudahan sore ini sudah bisa kami kirimkan,” kata Bupati.
Vera menegaskan, sikap Pemerintah Kabupaten Donggala sejalan dan tegak lurus dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang menetapkan Pelabuhan Donggala sebagai salah satu pelabuhan penumpang kapal PELNI.
“Pemda tegak lurus, kami mendukung. Surat dari Dirjen Perhubungan Laut sudah jelas bahwa ini adalah hak Donggala,” tegasnya.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap aksi yang dilakukan masyarakat.
Baca juga: Rupiah Menguat Berada di Level Rp16.929 per Dolar AS Kamis 22 Januari 2026
Menurut Vera, Donggala telah cukup lama memberikan ruang dengan dipindahkannya pelabuhan penumpang ke wilayah lain.
“Kita sudah memberikan ruang selama 47 tahun ketika pelabuhan penumpang ini dipindahkan. Donggala sudah menerima kondisi itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, saat ini Donggala kembali mendapat peluang untuk menghidupkan Pelabuhan Donggala sebagai pelabuhan penumpang, sehingga harus diperjuangkan bersama.
“Sekarang Donggala diberikan rezeki lagi. Ini harus kita sambut, tidak boleh kita biarkan. Ini rezeki Donggala dan kita akan berjuang untuk itu,” tutup Vera. (*)