Tebing Makam Sesepuh Desa Longsor, Satu Rumah di Jatirejo Mojokerto Rusak Parah Tertimpa Material
January 23, 2026 12:29 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Rumah warga di Desa Jembul RT04/RW02, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, (Jatim) rusak parah akibat tertimpa tanah longsor.

Longsor berasal dari tebing jalan desa tinggi sekitar 4 meter, yang turut menyebabkan pondasi tembok makam sesepuh desa ambruk hingga menimpa rumah yang dihuni Nyono (45) bersama anak dan istrinya. 

Pemilik Rumah, Nyono menjelaskan tebing jalan desa di belakang rumahnya tiba-tiba longsor sesaat usai hujan deras. 

Baca juga: Kondisi Pencari Kayu Yang Hilang di DAM Tinggarbuntut Mojokerto, Tim SAR Berjibaku

Detik-Detik Mencekam: Selamat Berkat Suara Gemuruh

"Tebing longsor menyebabkan pondasi makam ambruk menimpa tembok belakang rumah saya. Itu makam sudah lama, kata warga Makam Ki Ageng Gite sesepuh desa sini," ujar Nyono saat dijumpai di lokasi kejadian, Kamis (22/1/2026). 

Nyono bersama Lestari sang istri dan anaknya berhasil menyelamatkan diri sebelumnya longsor menimpa rumahnya. 

Saat itu, dirinya bersama keluarga berada di ruang tamu ketika hujan intensitas tinggi mengguyur Desa Jembul pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB hingga malam.

Ia seolah memiliki firasat tebing jalan akan longsor ketika mendengar suara gemuruh yang berasal dari belakang rumahnya. 

Sontak, Nyono berteriak menyuruh keluarganya segera keluar dari rumah tersebut. 

"Istri dan anak keluar dari rumah, tidak lama kemudian tebing jalan langsung longsor sekitar pukul 18.30 WIB," ucap Nyono. 

Menurut Nyono, dirinya bersyukur keluarganya selamat dari musibah ini. 

Baca juga: SRMP 15 Mojokerto Siap Sambut Tahun Ajaran Baru, Targetkan Gedung Permanen di Dawarblandong

Ia dan keluarga juga mendapat bantuan untuk memperbaiki rumahnya, berupa 2 kubik bata ringan dan lima sak semen. 

Dampak tanah longsor merusak tembok rumah sepanjang 4 meter dengan tinggi 3 meter. Material longsor memenuhi belakang dan samping rumahnya.

"Tembok rumah ambruk terkena longsor, dapat bantuan bata ringan dari desa dan semen dari Polsek Jatirejo," tukasnya. 

Lestari (39) menambahkan, dirinya berharap pemerintah daerah dapat membangun TPT (Tembok penahanan tanah) sebagai antisipasi longsor di tebing belakang rumahnya. 

Dirinya mengaku cemas setiap kali hujan deras, khawatir tebing jalan di belakang rumahnya kembali longsor. 

"Kalau bisa (Pemkab Mojokerto) dibangun TPT agar tebing jalan desa tidak longsor," tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.