SERAMBINEWS.COM - Presiden RI, Prabowo Subianto membanggakan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut sudah menyalurkan 59,8 juta porsi untuk anak-anak, ibu, dan lansia setiap hari dalam setahun.
Bahkan menargetkan 82,9 juta penerima manfaat sebelum akhir 2026.
Ia menilai program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga penggerak ekonomi lewat pelibatan puluhan ribu UMKM/koperasi dan pembukaan ratusan ribu lapangan kerja.
Prabowo menyampaikan hal ini dalam pidato annual meeting World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
"Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta porsi untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia. Mereka menerima makanan itu setiap hari," katanya dikutip dari YouTube World Economic Forum.
Lantas, dia menyebut bahwa capaian MBG itu mengalahkan jumlah makanan yang disediakan oleh McDonalds.
Baca juga: Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Bersama 7 Negara Lainnya
Di mana, menurut Prabowo, rumah makan cepat saji itu membutuhkan waktu lebih dari lima dekade untuk memproduksi sekitar 68 juta porsi makanan.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menegaskan bahwa MBG hanya perlu waktu dua tahun untuk disajikan kepada 82,9 juta penerima manfaat.
"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonalds memulai dapur pertamanya pada tahun 1940 mencapai 68 juta porsi, mereka membutuhkan waktu, sekitar 55 dekade lebih lama."
"Kami berharap dapat mencapai 82,9 juta pada akhir Desember 2026 tetapi orang-orang saya mengatakan, tidak Pak, kami akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember.
Jadi semoga kita dapat mencapainya," jelas Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo juga menjelaskan bahwa adanya program MBG semakin memperkuat ekonomi masyarakat.
Baca juga: Tani Merdeka Indonesia Dukung Pencabutan Izin 28 Perusahaan Pelanggar Usaha SDA
Dia mengatakan lebih dari 51 ribu UMKM terlibat dalam penyaluran bahan baku untuk MBG.
Selain itu, sambungnya, program MBG turut membuka lapangan pekerjaan.
"Lebih dari 51 ribu UMKM dan koperasi menjadi bagian dari suplai bahan baku. Kita juga membuka lebih dari 600 ribu pekerjaan hanya di dapur saja," katanya.
Prabowo optimis bahwa akan ada 1,5 juta lapangan pekerjaan baru karena program MBG tersebut.
Dia juga meyakini bahwa program MBG mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Ini mengapa saya yakin bahwa pertumbuhan (ekonomi) kita akan mencapai pada angka yang meyakinkan," pungkasnya.
Lebih lanjut, Prabowo turut mengungkap capaian-capaiannya selama setahun menjadi Presiden Indonesia seperti program Cek Kesehatan Gratis (CKG), renovasi dan pembangunan sekolah, hingga penyediaan papan interaktif digital untuk seluruh sekolah di Indonesia. (Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)