Ketegangan di Posko DVI: Keluarga Korban Longsor Cisarua Berebut Kepastian Identitas Jenazah
January 26, 2026 02:42 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak lima kantong jenazah dibawa menggunakan ambulans dari lokasi bencana longsor Kampung Babakan, ke posko DVI di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Senin (26/1/2026). 

Menurut pantauan Tribun Jabar, lima kantong jenazah itu, dibawa menggunakan lima ambulans secara berganti-ganti dari pukul 11.30 WIB sampai pukul 12.30 WIB. 

Dalam kurun waktu satu jam itu, setiap ambulans datang silih berganti membawa jenazah yang berhasil ditemukan di petugas gabungan di lokasi bencana. 

Setiap mendengar suara ambulans datang, keluarga yang menunggu di sekitar posko DVI refleks berdiri. Beberapa warga lainnya langsung menghampiri petugas yang baru turun dari ambulans.

Kedatangan ambulans dan aktivitas petugas yang keluar masuk ruangan, membuat mereka yang menunggu kabar keluarganya semakin tegang.

"Siapa itu pak, laki-laki atau perempuan, bagaimana kondisinya," tanya Adria (30) salah satu keluarga korban yang tengah menunggu anggota keluarganya ditemukan petugas gabungan, di Posko DVI. 

CITRA UDARA - Lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).
CITRA UDARA - Lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Adria bersama kerabatnya, sudah berada di Posko DVI sejak hari pertama bencana longsor terjadi. 

Adria yang sudah tiga hari bertahan di Posko DVI tampak menahan lelah, sorot matanya sembab. Sesekali ayah dua anak ini menarik napas panjang. 

“Total anggota keluarga saya ada 13, baru ketemu tiga. Sepuluh lagi belum ketemu. Semuanya keluarga inti, ada kakak sepupu empat sama istrinya, terus keponakan," katanya.

Adria bersama warga lain menaruh harapan besar kepada tim gabungan yang masih melakukan pencarian korban longsor yang terjadi pada Sabtu 24 Januari 2026. 

"Harapan saya korban yang belum ditemukan segera ditemukan, yang ditinggalkan juga semoga pada tabah semua," katanya.

Berdasarkan data sementara, hingga hari ketiga pencarian korban longsor baru ada 25 jenazah yang berhasil dievakuasi.

Dari jumlah tersebut, petugas telah berhasil mengidentifikasi 17 jenazah dan dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan 8 body part masih proses identifikasi.

Adapun total korban berjumlah 113 orang, 25 sudah ditemukan tim gabungan, 65 masih dalam proses pencairan dan 23 orang lainnya selamat dari bencana tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.