Pembangunan Jaringan Transmisi Blangpidie - Tapaktuan Masuki Tahap Akhir, Tak Ada Pemadaman Listrik
January 28, 2026 06:39 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pembangunan jaringan transmisi T/L 150 KV Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) - Tapaktuan Aceh Selatan telah memasuki tahap akhir. 

Proses pengoperasian (Energize) jaringan transmisi tersebut direncanakan mulai hari ini Rabu 28 Januari 2026 sampai seterusnya pada pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Dalam surat itu, pihak PLN mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan atau aktivitas yang masuk ke dalam ruang bebas jaringan transmisi.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak bermain layang-layang didekat transmisi.

Tidak memanjat menara/tower jaringan transmisi, dan tidak melakukan hal-hal lainnya yang dapat mengganggu keamanan operasional jaringan transmisi serta keselamatan masyarakat sekitar.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blangpidie Zafandilla kepada Serambinews.com, Rabu (28/1/2026) membenarkan pembangunan jaringan transmisi T/L 150 KV Blangpidie Aceh Barat Daya (Abdya) - Tapaktuan Aceh Selatan telah memasuki tahap akhir. 

"Saat ini tidak ada pemadaman terencana. Jadi masyarakat tidak perlu panik atas kabar hoax yang beredar," kata Zafandilla.

Ia menyebutkan, surat himbauan dari PLN UPP untuk masyarakat itu, agar tidak melakukan kegiatan di sekitar Tower Transmisi Tegangan Tinggi (TT) yang baru selesai dibangun dari Blangpidie hingga Tapaktuan, dan akan dialiri arus listrik tegangan tinggi.

"Oleh karena itu kita mengimbau agar tidak melakukan kegiatan yang membahayakan keselamatan jiwa serta dapat menggangu supply listrik seperti memanjat tower, bermain layangan dan lainnya," ucapnya.

Baca juga: PLN Berhasil Pulihkan Listrik di 6.432 Desa Pascabencana Aceh, Masih Ada 68 Desa Lagi Belum Terang

Zafandilla juga mengimbau agar masyarakat menjaga jarak aman minimal tiga meter dari seluruh jaringan Tegangan Menengah (TM) PLN yang tersebar di Kabupaten Abdya, karena kontak langsung atau jarak yang terlalu dekat dengan kabel bertegangan bisa menyebabkan sengatan listrik, korsleting, bahkan kebakaran yang berakibat fatal.

"Kita juga mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak PLN sebelum melakukan pembangunan atau renovasi di area yang berdekatan dengan jaringan listrik," ujarnya.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memasang antena, baliho, maupun umbul-umbul di dekat kabel listrik. 

Menurutnya, aktivitas seperti bermain layang-layang atau menebang pohon di sekitar jaringan listrik pun sangat berisiko dan sebaiknya dihindari.

"Kita juga meminta masyarakat agar melaporkan potensi bahaya melalui fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile atau langsung ke kantor PLN terdekat, agar petugas dapat menindaklanjuti dengan cepat," pungkas Zafandilla. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.