- Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan militer udara selama beberapa hari di Timur Tengah.
Latihan dilakukan di tengah memanasnya hubungan dengan Iran hingga muncul ancaman dari kelompok militan yang didukung Teheran.
Latihan digelar setelah kapal induk AS USS Abraham Lincoln tiba di wilayah Timur Tengah pada Senin (26/1/2026).
Pengerahan kekuatan udara AS diumumkan setelah Gedung Putih mengisyaratkan bahwa mereka dapat melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Angkatan Udara Pusat, komponen udara dari Komando Pusat AS (CENTCOM) buka suara mengenai rencana latihan ini,
Disebutkan, mereka akan mengadakan latihan kesiapan multi-hari.
Tujuannya untuk menunjukkan kemampuan mengerahkan, menyebar dan mempertahankan kekuatan udara tempur di seluruh wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS.
Selain itu, latihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan penyebaran aset dan personel.
Selanjutnya, memperkuat kemitraan regional, dan mempersiapkan pelaksanaan respons yang fleksibel.
Tanggal, lokasi, dan daftar aset militer AS yang akan berpartisipasi dalam latihan tersebut belum diumumkan kepada publik.