Jalan DI Pandjaitan Jakarta Timur Terendam Banjir 40 Cm, Kemacetan Mengular hingga 5 Kilometer
January 29, 2026 11:14 AM

Laporan Miftahun Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (28/1/2026) malam hingga Kamis (29/1/2026) pagi kembali melumpuhkan ruas Jalan DI Pandjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Genangan setinggi 40 sentimeter di sisi kiri jalan memicu kemacetan parah yang mengular hingga sekira 5 kilometer.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para pengendara motor dan mobil terpaksa berebut lajur kanan guna menghindari genangan air yang cukup dalam.

Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, 18 RT Terendam Hingga 1,5 Meter, Rute TransJakarta Dialihkan

Akibatnya, kendaraan hanya mampu merayap dengan kecepatan 10-20 km/jam.

Petugas penanganan banjir dan pihak kepolisian sudah bersiaga di lokasi untuk memberi tanda peringatan serta mengatur arus lalu lintas yang tersendat dari arah Pusat Grosir Cililitan (PGC).

Kekecewaan Warga: "Tolong Kerja yang Serius"

Kondisi banjir ini memicu reaksi keras dari warga yang melintas, mengingat wilayah tersebut sudah menjadi titik langganan banjir sejak pekan lalu.

Herman, salah satu pengendara sepeda motor, mengungkapkan kekecewaannya karena banjir terus berulang dan mengancam kondisi kendaraannya.

"Minggu lalu juga kan kaya gini, terus sampai sekarang kalau hujan kaya gini lagi banjir. Kalau banjir terus gini motor saya bisa rusak kerendam," ucap Herman di lokasi, Kamis (29/1/2026).

Herman bahkan menyentil klaim pemerintah daerah terkait kecepatan penanganan banjir di Ibu Kota.

"Menurut saya, ucapan para pejabat Pemprov DKI yang menyatakan banjir bisa diatasi dengan hitungan jam adalah kebohongan publik. Kasihan kan warga, baru surut banjir lagi. Surut sebentar terus hujan, banjir lagi. Tolong kerja yang serius," terangnya.
 
Dilema Pekerja: Telat Kantor atau Putar Jauh

Meski banjir menghambat aktivitas, sebagian warga memilih pasrah karena tidak adanya jalur alternatif yang efektif.

Indri, seorang pengendara yang hendak menuju Tanjung Priok, mengaku hanya bisa bersabar menghadapi kemacetan rutin ini.

"Kalau saya nikmati saja walau sampai kantor telat. Mau gimana lagi memang ini jalan satu-satunya saya untuk sampai ke kantor di Tanjung Priok. Kalau mutar itu bisa, tapi jauh lagi jaraknya," tandas Indri.

18 RT di Jakarta Terendam Banjir

Kondisi tersebut berdampak pada terjadinya genangan di sejumlah wilayah Ibu Kota.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hingga Kamis (29/1/2026) pukul 06.00 WIB, BPBD mencatat terdapat 18 RT yang terdampak genangan banjir.

“Kenaikan muka air terjadi di Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Pintu Air Manggarai, dan Pintu Air Karet, yang seluruhnya berada pada status Waspada atau Siaga 3,” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/1/2026).

Di Jakarta Selatan, genangan terjadi di 4 RT, masing-masing di Kelurahan Rawajati sebanyak 1 RT dan Kelurahan Pejaten Timur sebanyak 3 RT. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak terparah dengan 14 RT tergenang. Rinciannya berada di Kelurahan Bidara Cina 4 RT, Kampung Melayu 4 RT, Cawang 5 RT, dan Cililitan 1 RT.

Ketinggian air di kawasan ini mencapai 110 hingga 150 sentimeter, akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal.

“Petugas bersama lurah dan camat setempat juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” jelas Yohan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112, yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.