Indra Gunawan Minta Tidak Ada Intervensi Seleksi 69 Kepsek di Riau
January 30, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, menegaskan proses seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang telah dilakukan harus dijalankan secara objektif oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau.

Menurutnya, penempatan kepala sekolah merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kemajuan dunia pendidikan di Riau. 

Ia menilai kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kepemimpinan kepala sekolah yang kompeten dan profesional.

Indra Gunawan Eet mengatakan, DPRD ingin seleksi kepala sekolah dilakukan dengan penilaian yang lebih mendalam. Hal ini agar figur yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta kemampuan manajerial yang memadai.

Ia menegaskan, anggaran pendidikan yang dialokasikan melalui APBD bersifat mandatori dan tidak terpengaruh oleh kebijakan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD). Oleh karena itu, kualitas hasil seleksi kepala sekolah harus sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

"Ini menyangkut masa depan pendidikan Riau. Kita ingin kepala sekolah yang punya kelas, sesuai dengan profesinya, dan memiliki akreditasi yang jelas,"ujar Indra Gunawan Eet.

Baca juga: Anggaran Bagi PBPU Program JKN-KIS di Pekanbaru Terus Meningkat Sejak Tahun 2025

Baca juga: Sebanyak 9 Hotspot di Riau Hari ini, Terbanyak Terpantau di Kota Dumai

Ia juga berharap proses seleksi BCKS yang telah dilakukan dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang benar-benar layak, sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

Komisi V DPRD Riau, lanjutnya, mendorong agar proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan.

"Kami di DPRD ingin ada perubahan ke arah yang lebih objektif. Tidak ada intervensi dalam seleksi ini, sehingga yang terpilih benar-benar berdasarkan kemampuan dan kompetensi,"tegas Ketua Komisi V DPRD Riau tersebut.

Sebagaimana diketahui Seleksi Kepala sekolah untuk 69 Kepsek yang masih dijabat Plt saat ini sedang berproses di Sekretaris Daerah Provinsi Riau, ditargetkan paling lambat 9 Februari sudah diumumkan kepsek definitif.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Disdik Provinsi Riau Erisman Yahya, menurutnya hal itu mengingat arahan dari Kementerian Pendidikan yang meminta agar seluruh kepala sekolah yang dijabat pejabat definitif.

"Target kami 9 Februari mereka sudah definitif semua, tapi masih bisa berubah tergantung prosesnya, lebih cepat lebih baik," ujar Erisman.

Dirinya menyebut, Kementerian Pendidikan juga meminta agar sekolah yang masih dijabat oleh Plt segera didefinitifkan. 

"Kita mengikuti arahan dari kementerian pendidikan, kementerian pendidikan meminta sekolah-sekolah yang dijabat Plt itu segera diisi pejabat definitif," sebutnya.

Untuk proses seleksi sendiri, menurut Erisman, seleksi diketuai Sekda Provinsi Riau seleksinya dilakukan berdasarkan kriteria rekam jejak dan kemampuan.

Ini bisa dibuktikan melalui bahan pendukung dari masing-masing calon yang sudah mendaftarkan diri yang jumlahnya mencapai 809 orang dari berbagai sekolah di Riau itu.

"Tetap berdasarkan rekam jejak dan prestasi, makanya semua dilampirkan, sertifikat dan prestasi lainnya,"ujar Erisman Yahya.

Diketahui, total ada sebanyak 809 pendaftar dan ditambah 12 peserta yang memiliki Sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), sehingga total menjadi 821 orang.

"Seperti yang sudah mengantongi sertifikat calon kepala sekolah, tentu akan menjadi pertimbangan khusus nantinya,"ujar Erisman.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.