Inter Milan Bersiap Merekrut Gelandang Liverpool Namun Satu Ganjalan Utama Menghalangi
January 31, 2026 11:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inter Milan masih berupaya mencapai kesepakatan untuk Curtis Jones, tetapi komplikasi kontrak memperlambat kemajuan dengan Liverpool.

Negosiasi tetap berlangsung, namun satu rintangan utama menghalangi.

Jurnalis Sky Sport, Luca Cilli, melaporkan melalui L'Interista , bahwa kedua klub telah mencapai kesepakatan lisan untuk peminjaman dengan opsi pembelian seharga €40 juta.

Namun, situasi berubah tak lama setelah kesepahaman itu.

Baca juga: Fakta Hasil Liga Italia: Tawa Jay Idzes Bikin Emil Audero Merana, Inter Menjauhi AC Milan dan Napoli

Liverpool kini menginginkan Jones untuk memperpanjang kontraknya sebelum mengizinkannya pergi.

Hambatan dalam Upaya Inter Milan Merekrut Man Jones dari Liverpool

Kontrak gelandang tersebut saat ini berlaku hingga tahun 2027, dan klub Inggris itu ingin melindungi posisi jangka panjangnya sebelum menyetujui kepindahan sementara.

Tanpa perpanjangan kontrak itu, mereka enggan untuk melanjutkan.

Masalah ini berdampak langsung pada rencana Inter yang lebih luas.

Jika Jones tidak bisa datang, Inter kemungkinan besar tidak akan membiarkan Davide Frattesi pergi sebelum batas waktu yang ditentukan.

Inter Milan menginginkan pengganti yang sudah dipastikan sebelum menyetujui kepergian pemain tengah mana pun.

Oleh karena itu, semuanya akan diputuskan pada hari-hari terakhir jendela transfer.

Pembicaraan terus berlanjut, dan Inter tetap menjalin kontak dengan Liverpool dengan harapan dapat menemukan solusi.

Namun, sampai masalah kontrak tersebut terselesaikan, kesepakatan tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Baca juga: Jadwal Bola Malam ini dan Esok Siaran Langsung SCTV Liverpool vs NU, Chelsea, Liga Italia di ANTV

PROFIL & STATISTIK CURTIS JONES 2025/26

1) Informasi Dasar & Konteks Karier

  • Nama: Curtis Julian Jones — Gelandang Tengah (Midfielder), 25 tahun (lahir 30 Jan 2001).
  • Klub: Liverpool FC (Premier League).
  • Akademi: Lulusan akademi Liverpool, debut senior 2019.
  • Nilai Pasar: sekitar €49 juta (Transfermarkt).

2) Penampilan & Kontribusi Musim 2025/26

  • Total penampilan (semua kompetisi): ~29 pertandingan.
  • Menit dimainkan: ~1.686 menit.
  • Gol: 0 gol.
  • Assist: 3 assist (semua kompetisi).
  • Passing accuracy rata-rata: ~88-89? persen (beragam kompetisi).
  • Duels & recoveries: ±169 duels dibuat dengan tingkat kemenangan duel solid ~4.8/pertandingan serta 104 recoveries bola.
  • Tackles / Interceptions: 16 tackles, 10 interceptions (penegasan peran defensif).

3) Statistik Teknis Utama (Performa Detail)

  • Progressive passing & control: Jones menunjukkan kemampuan distribusi yang kuat dengan rata-rata passing accuracy di atas 88? persen meski terlibat deep build-up.
  • Passing Rekor UCL: Dalam kemenangan 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions, ia mencatat 122 umpan diselesaikan — tertinggi untuk pemain Liverpool dalam pertandingan UCL sejak 2003 menurut Opta.
  • Key passes & chances: Statistik per laga menunjukkan 3-4 peluang diciptakan per pertandingan pada beberapa laga Premier League (contoh vs Burnley: 3 key passes).
  • Dribbles & duels: Sering kuat dalam possession retention dan memenangkan duel fisik/teknis di lini tengah.

ANALISIS TEKNIS PERAN & GAYA MAIN

Strengths (Kekuatan)

  • Distribusi Bola & Vision: Passing structuring yang matang, control permainan tempo tengah.
  • Rekor Passing UCL: Catatan 122 completes menunjukkan kematangan teknis di level Eropa, bukan sekadar angka biasa.
  • Ball Retention & Press Resistance: Statistik recovery bola dan duels menunjukkan ketahanan saat ditekan lawan.
  • Kerja Taktis: Dipakai baik dalam skema buildup maupun rotasi pressing di tengah.

Kelemahan

  • Kontribusi Gol/Assist Minim: 0 gol musim ini mencerminkan peran yang lebih sebagai linking playmaker ketimbang direct threat.
  • Durasi Laga & Konsistensi Starter: Statistik menit bermain relatif terbagi, mencerminkan Jones belum selalu menjadi starter reguler.
  • Efektivitas Progressive: Meskipun bagus secara volume passing, perbandingan dengan gelandang top sering menunjukkan Jones kurang unggul dalam “line breaking” passes atau penetration final third dibanding gelandang kreatif murni.

EVALUASI PERFORMANSI MUSIMAN

  • Jones adalah pivot pengatur ritme dan “link man” tengah di Liverpool, sering mendapat bola di zona build-up dan dituntut menghubungkan lini.
  • Ketiadaan gol mencerminkan peran yang lebih dalam fase kreasi daripada penyelesaian akhir.
  • Rekor umpan di UCL menegaskan kapasitas teknis di level kompetitif tinggi, tapi kontribusi statistik langsung masih perlu ditingkatkan untuk menjadi top central midfielder.

SIAPA UNGGUL (KESIMPULAN ANALITIK)

Curtis Jones unggul dalam kontrol permainan, distribusi bola, dan peran penghubung lini, terkonfirmasi lewat rekornya di Liga Champions dan passing accuracy yang tinggi.

Namun, perbandingan dengan gelandang top Eropa yang lebih produktif secara gol/assist menunjukkan Jones lebih berperan sebagai midfield architect daripada game changer ofensif.

Dengan demikian, dalam konteks statistik objektif 2025/26, keunggulannya ada pada stabilitas taktis dan distribusi, sementara kontribusi langsung ke gawang masih menjadi aspek yang bisa berkembang lebih jauh di level elite.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.