TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah pernikahan mewah di kota Xi’an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, berubah menjadi kekacauan setelah pengantin pria secara mengejutkan menggandeng wanita lain ke atas pelaminan saat acara masih berlangsung.
Yang lebih mengejutkan, wanita tersebut mengenakan gaun pengantin putih, sama seperti calon istri yang telah berdiri bersamanya sejak awal di atas panggung.
Dikutip dari Sanook.com Kamis (30/1/2026), awalnya, prosesi pernikahan berlangsung seperti biasa.
Pengantin pria dan wanita berdiri berdampingan di atas panggung di hadapan para tamu undangan.
Namun, momen sakral itu berubah menjadi drama ketika pengantin pria membawa seorang wanita lain ke atas panggung dan menyatakan bahwa dialah wanita yang ia cintai dan pilih untuk menjadi istrinya.
Keributan semakin memanas ketika sang ayah dari mempelai pria yang berada di lokasi naik pitam dan langsung menampar wajah anaknya di depan para tamu.
Dengan nada marah, ia melontarkan pertanyaan.
"Kau sebenarnya mau apa?" tanya sang ayah.
Insiden ini membuat seluruh ruangan terdiam dan tamu undangan pun terkejut, bahkan sebagian langsung mengeluarkan ponsel untuk merekam kejadian tersebut.
Meski telah ditampar dan dimarahi ayahnya, pengantin pria tetap bergeming. Ia menjawab dengan lantang bahwa sang ayah kini tak dapat lagi melarangnya.
“Hari ini Ayah tidak berhak menghentikan kami lagi,” ucap pengantin pria itu.
Ia kemudian menggenggam erat tangan wanita kedua yang dibawanya ke atas panggung, sambil menyatakan bahwa wanita inilah cinta sejatinya dan hari ini, dialah yang akan ia nikahi.
Tak terima dengan kejadian tersebut, pengantin wanita yang pertama sempat terpaku beberapa saat, sebelum akhirnya melayangkan tamparan ke wajah wanita kedua.
Insiden itu memicu pertengkaran hebat antara kedua wanita di atas panggung. Mereka saling berteriak, menangis, dan bahkan saling dorong, hingga suasana acara berubah menjadi kacau balau.
Menurut keterangan saksi dan laporan yang beredar di media lokal, diketahui bahwa pengantin pria sebenarnya telah menjalin hubungan asmara yang serius dengan wanita kedua tersebut.
Namun, hubungan mereka tidak direstui oleh keluarganya. Orang tua sang pria, terutama ayahnya yang merupakan seorang pengusaha sukses, memaksanya untuk memutuskan hubungan dengan kekasihnya dan menikah dengan wanita lain yang dianggap lebih cocok untuk tujuan bisnis dan masa depan keluarga.
Dalam upaya memaksa anaknya tunduk, keluarga pengantin pria bahkan dilaporkan telah mencabut seluruh dukungan finansial dan fasilitas yang sebelumnya diberikan.
Tidak hanya itu, mereka juga menjodohkan sang pria dengan wanita dari keluarga lain yang dianggap memiliki latar belakang yang sepadan.
Meski demikian, pengantin pria ternyata hanya berpura-pura memutuskan hubungan dengan kekasihnya.
Ia kemudian merencanakan aksi kejutan pada hari pernikahannya sendiri, dengan membawa sang kekasih mengenakan gaun pengantin untuk menentang perjodohan yang telah diatur keluarganya.
Peristiwa ini viral di media sosial Tiongkok dan memicu perdebatan hangat di kalangan warganet.
Sebagian netizen mendukung tindakan pengantin pria, menyatakan bahwa pernikahan tanpa cinta tidak akan bertahan lama, dan bahwa keberanian pria tersebut adalah bentuk tanggung jawab terhadap kekasih sejatinya.
Namun, sebagian lainnya mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakdewasaan dan tindakan nekat yang mempermalukan kedua belah pihak keluarga.
Banyak yang menilai bahwa meskipun niatnya mulia, caranya terlalu dramatis dan tidak menghormati semua orang yang hadir dalam acara tersebut.