TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sudah akui anak lewat kuasa hukum tak cukup, Denada dituntut Ressa Rizky Rossano ucapkan langsung dari mulut sendiri.
Drama keluarga antara denada dan Ressa Rizky Rossano tampaknya terus berlanjut.
Meskipun keduanya sudah menjalani mediasi, tampaknya titik temu masih jauh.
Sebelumnya, Denada sudah diwakilkan oleh kuasa hukumnya yakni Muhammad Iqbal menyampaikan jika benar Ressa Rizky Rossano adalah putranya.
Namun kini pihak Ressa Rizky Rossano belum merasa puas walau sudah diakui anak oleh Denada.
"Dia mengakui tidak dari omongan nya sendiri, tapi kuasa hukumnya," kata Ressa Rizky Rossano ketika ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026) malam.
Ressa menegaskan dirinya ingin mendengar langsung dari mulut Denada, untuk mengakui dirinya adalah anak kandung atau darah dagingnya sendiri.
"Pengennya secara langsung aja dari mulut Mbak Denada ya. Saya pengin adanya pengakuan langsung dari mulutnya," ucapnya.
Baca juga: Kasihan Anak Amanda Manopo, Belum Lahir Sudah Dapat Nyinyiran Pedas dari Haters, Dibully Anak Haram
Namun, jika Denada tidak mau memberikan pernyataan didepan media, Ressa memberikan solusi untuk menyampaikan di media sosial.
"Kalau tidak ya bisa secara tertulis disampaikan ke masyarakat luas," ungkapnya.
"Karena sampai sekarang saya belum percaya, ucapan itu mewakili Denada," tambahnya.
Ressa Rizky Rossano tidak banyak bicara soal pengakuan pihak Denada yang sudah mengklaim, kalau dirinya adalah anak dari putri mendiang Emilia Contessa itu.
"Nanti biar kuasa hukum saya yang ngomong makasih ya," ujar Ressa Rizky Rossano.
Penyanyi Denada membantah tuduhan telah menelantarkan anak setelah mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano sebagai anaknya.
Selama ini Denada disebut telah memenuhi semua kebutuhan materi Ressa.
"Semua dipenuhi, termasuk sekolah, biaya-biaya tetap dipenuhi," kata Muhammad Iqbal, kuasa hukum Denada.
Iqbal mengatakan, Denada memiliki bukti transfer untuk Ressa yang dikirimkan pada Januari 2026.
Ia mengatakan, kliennya terkejut adanya gugatan ini, karena merasa semuanya baik-baik saja.
"Semua sudah dipenuhi sama Mbak Denada maupun almarhumah Bunda Emilia (Contessa), lalu yang saya tanya, drama apa ini?" ucap Iqbal.
Baca juga: Misteri Kematian Lula Lahfah, Polisi Temukan Sejumlah Obat-obatan & Bercak Darah di Seprai Apartemen
"Enggak ada masalah apa-apa sebetulnya dari pihak Denada," lanjutnya,
Sebelumnya, tante Denada, Ratih Puspita Dewi, sebagai orang yang merawat Ressa sejak usia 10 hari, mengaku tak pernah mendapat bantuan materi dari Denada.
"Enggak ada sama sekali," kata Ratih di Curhat Bang Denny Sumargo.
Ratih bahkan menyesalkan sikap Denada terhadap Ressa yang seakan melupakan keberadaan Ressa.
"Ini (Ressa) kok enggak dilihat sama sekali?" ujar Ratih.
Iqbal mengatakan Denada membantah pernyataan dari kuasa hukum Ressa yang menyebut Denada tak mengakui Ressa sebagai anak.
"Mbak Denada itu tidak pernah tidak mengakui, enggak pernah tidak menganggap Ressa itu tidak sebagai anak," tegas Iqbal.
Mediasi yang berlangsung minggu ini berakhir buntu karena Denada keberatan dengan adanya tuntutan sebesar Rp 7 miliar yang diajukan Ressa.
"Tidak menutup kemungkinan apabila di tengah perjalanan itu ada perdamaian, tetap kita upayakan," ujar Iqbal.
Sebagai informasi, Denada digugat terkait penelantaran anak saat Ressa menuntut pengakuan status anak serta pemenuhan hak hidup yang selama ini disebut tidak terpenuhi.
Gugatan terhadap Denada diajukan pada 26 November 2025 di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
(Triibunnewsmaker.com/Wartakotalive.com)