TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru terkait pembangunan jalan Ring Road III atau Manado Outer Ring Road (MORR) tiga.
Diketahui setelah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) hearing dengan Komisi III, DPRD Sulut, Senin 2 Februari 2026.
DPRD Sulut beralamat di Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Proyek MORR tiga yang menghubungkan wilayah Kalasey, Minahasa dan Winangun Manado akan berlanjut tahun ini.
Jarak antara wilayah Kalasey Minahasa dan Winangun Manado sekitar 11,39 km.
Tentunya jika jalan sudah selesai pengendara bisa mendapat jalan alternativ lain.
Terkait hal tersebut Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah I Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo mengungkapkan, salah satu proyek strategis konektivitas ialah lanjutan pembangunan MORR III.
Ruas jalan lingkar ini nantinya menghubungkan Kalasey, Minahasa ke Winangun, Manado.
Kata Ringgo, saat ini pihaknya menunggu pencairan konsinyasi lahan.
Katanya, persoalan pembebasan lahan yang sebelumnya menjadi kendala telah mendapatkan solusi.
Menurutnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut telah menyelesaikan proses penyiapan anggaran.
"Saat ini, tahapan telah memasuki proses konsinyasi di pengadilan. Kami sedang menunggu proses pencairan konsinyasi bagi pihak penerima hak atas nama sertifikat yang ada di lokasi tersebut," kata Ringgo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Sulawesi Utara, Senin 2 Februari 2026.
Ringgo yang mengenakan kemeja putih bilang, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 berjalan sesuai target melalui monitoring ketat.
"Hal ini menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke program kerja tahun 2026 yang menjadi lingkup kewenangan BPJN," katanya.
Terkait itu, BPJN menekankan bahwa proses pemberkasan terus dipacu. Meskipun ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi sebelum masuk ke ranah pengadilan,
"Ada pemberkasan yang harus dipenuhi, namun kami terus dibantu oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa dalam proses ini," katanya.
katanya dengan kolaborasi, diharapkan proyek strategis di Sulawesi Utara dapat berjalan lancar demi mempercepat pemerataan infrastruktur dan mengurai kemacetan di wilayah penyangga Kota Manado.
MORR III berawal di Kalasey, tepat di bibir Teluk Manado dan akan berakhir di Winangun, bertemu dengan Ring Road I.
"Biaya pembangunan sesuai DIPA, total Rp 94 miliar untuk multiyears, tiga tahun hingga 2027," ujar Ringgo.
Rinciannya, tahun 2025 Rp 24 miliar; tahun 2026 Rp 26 miliar dan sisanya Rp 31 miliar dianggarkan untuk tahun 2027.
Adapub titik pertemuan antara Ring Road I dan III di Winangun, Manado.
Nantinya titik ini akan dibangun Simpang Winangun dan underpass dan underbout yang mempertemukan arus kendaraan dari empat arah, yakni dari Ring Road I, Manado, Tomohon dan Kalasey.
Selain itu, akan ada juga dua jembatan, yakni Pineleng I dan Pineleng II di Ring Road III ini.
Satu di antaranya panjangnya hingga 50 meter karena besarnya cekungan daratan yang dilalui.
Adapun proyek ini bersifat multiyears dengan cakupan sampai 2027.
RDP sendiri dipimpin Ketua Komisi III, Berty Kapojos (PDIP). Ia didampingi Wakil Ketua Nick Adicipta Lomban (Nasdem) serta anggota lainnya, Yongki Limen (Golkar), Haslinda Rotinsulu (Nasdem), Gracia Oroh (Gerindra) dan Roy O Roring (PDIP).
Baca juga: Gempa Terkini di Sulawesi Utara Rabu 4 Februari 2026, Info BMKG Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut
MORR 3 Panjang: 11,39 Km.
*Tahap I : 1,64 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 47,62 Miliar (Selesai 2021)
*Tahap II : 1,50 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 42,04 Miliar (Selesai 2022)
*Tahap III : 1,90 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 37,04 Miliar (Selesai 2023)
*Tahap IV : 2,60 Km.
-Tahun 2025: 0,5 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 24,2 Miliar
-Tahun 2026: 2,1 Km dengan Alokasi Anggaran Rp 26 Miliar (proses)
-Tahun 2027: dianggarkan Rp 31 Miliar
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini