TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul meminta dosis vaksin lebih banyak dari tahun lalu. Disatu sisi, Disnakbun meminta pro aktif pertenak dan masyarakat untuk vaksinasi ternaknya.
"Kita minta disisi lebih banyak dari tahun lalu," kata kepala Disnakbun CH Agung Nugroho melalui Kabid Peternakan Ir Doni pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (4/2/2026).
Tahun lalu, realisasi dosis PMK sendiri sebanyak 4.946 dosis, vaksin jemrana sebanyak 1m313 dosis, vaksin SE 99 dosis dan rabies sebanyak 847 dosis.
Nah, tahun ini pihaknya meminta lebih. Vaksin PMK diminta sebanyak 10.000 dosis.
Sedangkan vaksin jemrana 2.000 dosis dan Rabies sebanyak 1.500 dosis.
"Kalau vaksin SE punya kadaluarsa yang cepat. Jadi nanti kita minta saja pas butuh," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta perak aktif para peternak.
Baca juga: Presiden Prabowo Wacanakan Gentengnisasi, Ini Kata Tukang Bangunan di Riau
Baca juga: Asir Asiz Jadi Top Skor PSPS Pekanbaru, Kalahkan Pemain Asing, Andalan di Putaran Ketiga
Sehingga cakupan vaksin bisa menyeluruh.
Ia mengatakan selama ini kendala vaksinasi pada ternak yang dilepas.
Proses vaksin akan sudah pada hewan ternak tersebut.
"Kalau hewan ternak seperti sapi yang dikandang bisa kita vaksin. Kalau yang dilepas ini susah," ujarnya.
Selain itu, lalu lintas ternak juga harus diperhatikan dan dikoordinasi ke pihaknya.
"Koordinasi dengan kita biar kita vaksin. Sebab ternak yang sakit itu bisa menular nantinya," katanya. (Tribunpekanbaru.com/ Palti Siahaan)