TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Nur Ainung S. Parampasi adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Komunikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman mumpuni, perempuan kelahiran Mamuju, 28 Oktober, ini memiliki perjalanan karier yang berwarna di lingkungan pemerintahan.
Pendidikan formal Nur Ainung dimulai dari bidang pertanian.
Baca juga: Kategori Sertifikasi Prestasi yang Bisa Digunakan untuk Daftar Masuk PTN Jalur SNBP 2026
Baca juga: Berikut Jadwal Pendaftaran dan Tahapan Seleksi Nasional Masuk PTN Jalur Prestasi 2026
Ia menyelesaikan Diploma Tiga (D3) Agribisnis di Politeknik Pertanian Pangkep pada 2009.
Keinginannya untuk terus belajar mendorongnya melanjutkan ke jenjang Strata Satu (S1) di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Yogyakarta, yang kini bertransformasi menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang, lulus pada 2013.
Tidak berhenti di situ, pada tahun 2020 ia meraih Magister Manajemen (S2) dari STIE AMKOP Makassar.
Nur Ainung memulai karier ASN setelah lulus seleksi CPNS Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada 2011.
Awal kariernya dihabiskan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulbar dari 2011 hingga 2018.
Pada 2019, ia berpindah tugas ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mamuju hingga 2021.
Selanjutnya, ia bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mateng pada periode 2021-2023 sebagai Kasubbag Perencanaan, Perlengkapan, dan Informasi Publik.
Sejak 2023 hingga sekarang, Nur Ainung mengabdi di Dinas Kominfostatisper Mamuju Tengah, dan dalam waktu singkat telah menempati beberapa jabatan pimpinan, mulai dari Kepala Seksi Statistik, Kepala Bidang Persandian, hingga kini sebagai Kepala Bidang Komunikasi.
Nur Ainung menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk melayani masyarakat secara profesional dan berintegritas.
“Bekerja di birokrasi mengajarkan arti kerja sama tim, komunikasi efektif, dan ketepatan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.
Interaksi langsung dengan masyarakat membuatnya menyadari bahwa setiap kebijakan dan layanan memiliki dampak nyata bagi kehidupan publik.
Ia menekankan bahwa disiplin, loyalitas terhadap aturan, dan komitmen meningkatkan kompetensi adalah kunci menghadapi dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.
Dengan pengalaman lintas sektor, mulai dari penanggulangan bencana, sekretariat daerah, pekerjaan umum, hingga komunikasi publik, kompetensi Nur Ainung diharapkan dapat mengoptimalkan peran Bidang Komunikasi dalam menyebarkan informasi yang transparan dan akurat kepada masyarakat Mamuju Tengah.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah