Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Malut United menghadapi Persib Bandung yang tengah membawa tekad besar untuk membalas hasil kurang memuaskan yang pernah mereka terima sebelumnya.
Misi balas dendam ini dihadapi Malut United pada lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026).
Piketahui pada pertemuan di putaran pertama, Persib harus mengakui keunggulan Malut United ketika bermain di Kie Raha. Kekalahan dengan skor 2-0 itu masih membekas dan menjadi salah satu pemicu utama motivasi tim Maung Bandung jelang laga kandang kali ini.
Selain membawa misi penebusan, Persib juga dibalut motivasi lain yang tak kalah besar, yakni menjaga konsistensi kemenangan. Catatan sempurna di laga kandang sejauh ini menjadi modal berharga yang ingin terus dipertahankan oleh skuad asuhan Persib.
Atmosfer Stadion GBLA dipastikan akan memberi energi tambahan bagi Persib. Dukungan penuh Bobotoh yang memadati tribun diharapkan mampu menjadi dorongan moral bagi para pemain sepanjang pertandingan berlangsung.
Ambisi Persib semakin lengkap karena kemenangan juga berarti menjaga posisi di puncak klasemen sementara. Hingga saat ini, Persib masih memimpin dengan koleksi 44 poin.
Persaingan di papan atas terbilang ketat. Borneo FC menempel di posisi kedua dengan 43 poin, disusul Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan raihan 40 poin. Sementara itu, Malut United berada di posisi keempat dengan perolehan 37 poin.
Meski bermain di kandang sendiri, Persib menyadari laga ini tidak akan berjalan mudah. Malut United juga datang dengan target jelas, yakni mencuri poin penuh demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Pertandingan ini pun sarat gengsi. Di kubu Malut United, terdapat sejumlah nama yang pernah berseragam Persib dan menjadi bagian dari era back to back juara, seperti Ciro Alves, David Da Silva, Tyronne Del Pino, Dimas Drajad, dan Gustavo Franca. Selain itu, ada pula mantan pemain Persib lainnya, yakni Frets Butuan dan M. Ridwan.
Dengan latar belakang tersebut, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi. Para mantan pemain Persib yang kini membela Malut United dipastikan memiliki motivasi ekstra untuk tampil maksimal.
Di sisi lain, pemain Persib juga diyakini akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya. Bermain di hadapan Bobotoh yang setia mendukung menjadi alasan tambahan bagi Persib untuk tampil habis-habisan demi mengamankan kemenangan.


















Jika menilik performa terkini, Persib datang dengan modal positif. Dalam tiga pertandingan terakhir, Persib selalu meraih kemenangan dengan skor identik 1-0, masing-masing atas Persija Jakarta, PSBS Biak, dan Persis Solo.
Sementara itu, Malut United mencatat hasil yang cukup beragam. Mereka sempat menelan kekalahan 2-1 dari Persebaya, kemudian bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Persik, sebelum kembali kalah 1-2 dari Bhayangkara pada laga terakhir.
Rekam jejak pertemuan kedua tim juga menunjukkan persaingan yang seimbang. Pada musim lalu, Persib kalah 1-0 saat bertandang ke markas Malut, lalu membalas dengan kemenangan 2-0 ketika bermain di kandang. Musim ini, pada putaran pertama, Persib kembali harus menyerah 2-0 saat bermain tandang.
Namun demikian, catatan tersebut dinilai tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak. Komposisi tim saat ini sudah mengalami perubahan, termasuk kehadiran pemain baru di Persib seperti Layvin Kurzawa dan Dion Markx.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyebut timnya telah berada di Bandung sejak dua hari lalu. Ia memastikan seluruh pemain dalam kondisi prima jelang pertandingan.
"Kemarin kami sudah menjalani satu sesi latihan di Lapangan Arcamanik, dan semua pemain dalam keadaan baik-baik saja dan siap untuk melawan Persib besok," ujar Hendri, Kamis (5/2/2026).
Saat ditanya mengenai kekuatan Persib yang dikenal memiliki permainan solid serta kedalaman skuad yang mumpuni, Hendri menilai hal tersebut sudah menjadi pengetahuan umum.
"Kita tahu Persib, tidak perlu dibicarakan lagi, kualitas mereka di semua lini, termasuk kedalaman skuad," kata Hendri.
Hendri juga mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan analisis sebelum berangkat ke Bandung. Dari pengamatannya, Persib memiliki pola permainan yang khas dalam situasi tertentu.
"Saat belum unggul selalu melakukan pressure di atas, tapi kalau sudah unggul, rata-rata mereka di middle bahkan ada di dalam blok dan akan counter attack. Jadi kami sudah siapkan antisipasinya untuk menghadapi situasi itu," katanya.
Ia menambahkan, Malut United telah menyiapkan sejumlah pendekatan taktis untuk menghadapi Persib.
"Melawan Persib, mau tidak mau kalau kami mau menang, kami harus siap berlari sepanjang pertandingan. Pemain sudah memahami hal itu," ucapnya.
Menanggapi kabar Persib yang baru saja mendatangkan pemain kelas dunia dan berpeluang menjalani debut pada laga ini, Hendri memberikan pandangannya.
"Saya mengucapkan selamat untuk Persib yang bisa mendatangkan pemain kelas dunia. Tapi saya pikir juga pemain tersebut juga perlu adaptasi. Kalaupun dia bermain besok, itu bukan masalah bagi Malut," katanya.