Cerita Penjaga Sekolah Detik-detik Kebakaran di Siteba Padang, Dengar Ledakan dan Toren Air Pecah
Rahmadi February 06, 2026 09:02 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Surau Gadang, Hendro, menceritakan detik-detik terjadinya kebakaran yang melanda kawasan Jalan Nusa Indah, Area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (6/2/2026).

Hendro mengaku peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, saat dirinya tengah mencuci bak sampah di depan ruang kelas sekolah. Ketika itu, ia mencium bau menyengat seperti sesuatu yang terbakar.

Saat berusaha mencari sumber bau tersebut, Hendro melihat api sudah membesar dari sebuah rumah yang berada di belakang bangunan sekolah. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke area sekolah.

“Saat itu saya sedang mencuci bak sampah di kran air depan kelas. Saya mencium bau terbakar, lalu melihat ke belakang bangunan sekolah, api sudah besar dari rumah di belakang. Karena angin kencang, api cepat merambat ke bangunan sekolah,” ujar Hendro.

Ia menjelaskan, saat kebakaran terjadi, kondisi sekolah sedang kosong lantaran kegiatan belajar mengajar hanya berlangsung setengah hari.

Baca juga: Momen Haru Linda di Padang Terima Rumah Baru, Dulu Tinggal di Gubuk Triplek Berlantai Tanah

KEBAKARAN BANGUNAN - Seorang penjaga sekolah menunjuk bagian bangunan SDN 05 Surau Gadang yang terdampak kebakaran di Jalan Nusa Indah, kawasan Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (6/2/2026). Kebakaran yang berasal dari rumah di belakang sekolah tersebut sempat merambat ke area sekolah dan menghanguskan satu ruang kelas bekas perpustakaan, sementara bangunan lainnya tidak terdampak.
KEBAKARAN BANGUNAN - Seorang penjaga sekolah menunjuk bagian bangunan SDN 05 Surau Gadang yang terdampak kebakaran di Jalan Nusa Indah, kawasan Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (6/2/2026). Kebakaran yang berasal dari rumah di belakang sekolah tersebut sempat merambat ke area sekolah dan menghanguskan satu ruang kelas bekas perpustakaan, sementara bangunan lainnya tidak terdampak. (TribunPadang.com/TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Melihat kobaran api yang semakin membesar dan posisinya berada tepat di belakang tempat tinggalnya, Hendro berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya. Ia juga mematikan aliran listrik untuk menghindari korsleting yang dapat memicu api baru.

“Setelah melihat api besar, saya langsung menyelamatkan barang-barang di tempat tinggal saya. Beberapa colokan dan arus listrik juga saya matikan agar tidak menimbulkan api baru,” jelasnya.

Saat proses penyelamatan barang berlangsung, Hendro mengaku sempat mendengar suara ledakan sebanyak dua kali.

“Waktu memindahkan barang-barang itu memang ada suara ledakan. Kalau tidak salah dua kali saya dengar. Ledakan pertama saya tidak tahu asalnya dari mana, tapi ledakan kedua berasal dari toren air milik sekolah. Saya melihat langsung toren itu pecah, mungkin karena panas api,” tuturnya.

Akibat kebakaran tersebut, satu ruang kelas yang sebelumnya merupakan bekas ruang perpustakaan dilaporkan terbakar. Sementara bangunan sekolah lainnya yang berada di sekitar lokasi tidak terdampak.

KEBAKARAN SEJUMLAH BANGUNAN - Penampakan bangunan yang terbakar di Jalan Nusa Indah, Area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 13:30 WIB. Warga, Salmi sebut sempat mendengar ledakan satu kali saat kebakaran, namun tidak bisa memastikan sumbernya.
KEBAKARAN SEJUMLAH BANGUNAN - Penampakan bangunan yang terbakar di Jalan Nusa Indah, Area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 13:30 WIB. Warga, Salmi sebut sempat mendengar ledakan satu kali saat kebakaran, namun tidak bisa memastikan sumbernya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca! Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Wilayah Solok dan Pasaman Sore Ini

Hingga kini, Hendro menyebutkan belum ada instruksi lanjutan dari pihak sekolah terkait proses belajar mengajar di ruang kelas yang terdampak.

“Belum tahu bagaimana keputusannya. Mungkin saja nanti sementara anak-anak dipindahkan belajar ke mushalla,” katanya.

Petugas Padamkan Api

Kebakaran melanda sejumlah bangunan di Jalan Nusa Indah, Area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (6/2/2026), berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Berdasarkan data sementara dari warga setempat, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB usai salat Jumat tersebut menghanguskan dua unit rumah dan empat petak kontrakan.

Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas Damkar masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

Baca juga: Mahasiswa KKN UNP Rilis Buku Mitigasi Bencana di Pagadih Agam, Gunakan Pendekatan Kultural

KEBAKARAN DI PADANG - Petugas saat melakukan pendinginan usai kebakaran sejumlah bangunan di Jalan Nusa Indah, area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang Jumat (6/2/2026). Di lokasi juga sudah dipasang police line, agar masyarakat tidak memasuki area kebakaran.
KEBAKARAN DI PADANG - Petugas saat melakukan pendinginan usai kebakaran sejumlah bangunan di Jalan Nusa Indah, area Berok Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang Jumat (6/2/2026). Di lokasi juga sudah dipasang police line, agar masyarakat tidak memasuki area kebakaran. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Selain petugas Damkar, tampak pula personel Satpol PP, kepolisian, petugas PLN, serta masyarakat yang memadati lokasi kebakaran. Aparat kepolisian juga telah memasang garis polisi (police line) untuk membatasi area dan mencegah warga mendekat ke lokasi kejadian.

Hingga pukul 15.22 WIB, proses pendinginan masih berlangsung dan masyarakat masih terlihat ramai menyaksikan kondisi pascakebakaran.

Pantauan TribunPadang.com di lokasi, bangunan yang terbakar hanya menyisakan dinding dan atap seng. Sementara material bangunan yang terbuat dari kayu hangus dilalap api. Lokasi kebakaran diketahui berada di kawasan padat penduduk, sehingga sejumlah bangunan turut terdampak.

Beruntung, respons cepat petugas Damkar mampu menahan laju api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Salah seorang warga, Rachel, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah salat Jumat.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Api cepat membesar dan banyak bangunan yang terbakar,” ujarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.