Truk Minyak Terbalik di Pasangkayu, Istri Selamat Usai Berusaha Ganjal Ban, Suami Pingsan
Abd Rahman February 07, 2026 03:58 PM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Seroang sopir truk bernama Waldi (30) pingsan saat mengalami kecelakaan tunggal di pabrik minyak PT SL, Dusun Panebunggu, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Sabtu (7/2/2026).

Truk bermuatan dikemudikan Waldi yang ditemani istrinya itu mengalami patah has saat berada di pendakian hingga terbalik di jalur menanjak.

Atas kejadian itu Waldi mengalami luka-luka ringan dibagian tubuh, sementara istrinya berhasil keluar dari pintu kendaraan sebelum truk terbalik.

Baca juga: Kabid Aset Pemkab Mamuju Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab, Beberkan Kronologi Kecelakaan Anaknya

Baca juga: Tentara Talud Jalan Sepanjang 50 Meter di Desa Lenggo Polman, Antisipasi Longsor

Karena ia hendak mencari benda untuk mengganjal roda atau ban truk tersebut namun tidak berhasil.

 Waldi (30), saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, kecelakaan bermula saat dirinya hendak melintasi jalan menanjak di kawasan tersebut.

“Waktu itu saya mau mendaki. Jalannya jelek, terus langsung patah has,” ujar Waldi.

Ia menjelaskan, karena truk tidak mampu menanjak, kendaraan yang dikemudikannya justru mundur. 

Istrinya yang saat itu berada di dalam truk sempat keluar untuk mencari ganjalan roda.

“Karena sudah tidak bisa dikendalikan, mobil akhirnya terbalik,” katanya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA. 

ruk Mitsubishi berwarna hijau itu terbalik menyamping dan melintang menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga akses kendaraan di lokasi sempat terganggu.

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi kejadian, truk tampak rebah di sisi kanan jalan dengan posisi kolong kendaraan menghadap ke arah pengguna jalan. 

Roda-roda truk terlihat berada di atas, sementara badan truk menempel langsung ke permukaan jalan berbatu. 

Muatan minyak kemasan sebagian masih berada di dalam bak, sementara sebagian lainnya tampak dievakuasi oleh rekan-rekan sopir.

Di sekitar lokasi, terlihat sejumlah sopir membantu memindahkan minyak-minyak kemasan yang berserakan untuk dimasukkan ke truk lain. 

Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan mengangkat satu per satu kemasan minyak, sambil menunggu upaya penanganan lebih lanjut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.