BANGKAPOS.COM -- Kisah pengamen Dedi Suherli (29) bopong biawak dikira bawa mayat.
Aksi Dedi terekam CCTV dan viral hingga pihak kepolisian turun tangan.
Dalam video yang viral, Dedi terlihat membawa sesuatu dalam karung berwarna putih.
Ia membawa tepat di atas pundaknya, bak sedang membopong mayat.
Rekaman CCTV itu dengan cepat beredar luas dan dinarasikan bahwa Dedi tengah membawa mayat.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata yang dibawa Dedi adalah seekor biawak berukuran 2 meter.
Baca juga: Pernyataan Insanul Fahmi usai Kepergok Dugem Bareng Cewek di Klub Malam, Ancam Somasi Penyebar Video
Video viral itu beredar pada Minggu (8/2/2026).
Berdasarkan unggahan akun Instagram @warga.jakbar, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.58 WIB.
Dedi memberikan pengakuan bahwa awalnya ia sedang mengamen di Lampu Merah Petojo, Gambir, Jakarta Pusat.
Tiba-tiba, ia melihat biawak di Kali Petojo, Gambir Jakarta Pusat.
Lantas ia melempari biawak tersebut hingga akhirnya biawak tersebut naik ke darat dan ditangkap.
Setelah menangkap biawak berukuran jumbo tersebut, Dedi pun memasukkannya ke dalam kardus dan dibawa ke daerah Lokasari, Jakarta Barat untuk dijual.
Namun, karena tidak ada yang membeli, akhirnya biawak tersebut dibawa ke rumah kontrakan.
Dalam perjalanan, pria tersebut pun mengganti kardus dengan karung.
Saat perjalanan pulang tersebut lah, keberadaan Dedi terekam CCTV hingga videonya viral.
"Orang nyangkanya bawa mayat, ternyata biawak," ucap Dedi melalui akun instagram, jacklyn_choppers, tim Jatanras Polda Metro Jaya.
Dalam video tersebut Dedi pun menunjukkan bila biawak yang dibawanya masih ada di rumah dan ia pun menunjukkannya.
Ia lantas meminta maaf karena telah membuat resah.
"Minta maaf ya, udah bikin rame, bikin viral. Maaf ya pak, itu bukan mayat, itu biawak," ucapnya.
Sementara polisi merespon kehebohan tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, peristiwa itu sempat didalami oleh Polsek Tambora dan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan mengatakan bahwa aski Dedi itu terjadi di RT 012 RW 06 Krendang, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (7/2/2026) malam.
Baca juga: Video : Istri Polisi Kini Langsung Minta Maaf, Sempat Sesumbar Punya Kartu Sakti saat Kena Razia
Hasil penyelidikan akhirnya mengungkap fakta berbeda.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan memastikan pria yang viral tersebut membawa seekor biawak hidup.
“Benar, pria tersebut membawa biawak. Anggota kami sudah langsung cek ke lokasi," kata Arfan saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026) melansir dari Tribunnews.com.
"Sudah dipastikan memang biawak yang dibawa oleh pria tersebut," imbuhnya.
Meski demikian, Arfan memastikan bahwa Dedi tidak dikenai pelanggaran hukum.
Jual beli hewan seperti biawak tidak dilarang selama tidak melanggar aturan konservasi.
“Karena jatuhnya kayak difitnah, padahal dia bukan bawa mayat,” katanya.
Baca juga: Sosok Cynthia Asisten Pribadi Reza Arap, Sering Disangka Punya Hubungan Khusus, Pegang Kendali Bos
Arfan menambahkan, pria yang bersangkutan telah mendapat pembinaan di Polsek Tambora.
Sebelumnya, sebuah video CCTV viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berkaus hitam dan celana jins menggendong sebuah karung putih di pundak kanannya.
Pria itu melintas di gang-gang sempit wilayah Krendang Selatan, Jakarta Barat.
Video tersebut sempat menimbulkan dugaan di tengah publik bahwa karung yang dibawanya diduga berisi mayat.
Tim Opsnal Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Abdul Rahim langsung melakukan penyelidikan dengan menyisir rekaman CCTV serta meminta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi kejadian.
Namun, polisi memastikan dugaan tersebut tidak benar.
Karung yang digendong pria dalam video tersebut ternyata berisi seekor biawak hidup dengan panjang hampir dua meter.
Polisi berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tetap menunggu informasi resmi sebelum menyebarkan dugaan.
(Bangkapos.com/TribunSumsel.com)