Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Upaya pencegahan kenakalan remaja terus dilakukan Polres Jombang dengan menyasar lingkungan pendidikan.
Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan motivasi yang diberikan langsung Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, kepada ratusan pelajar SMK PGRI 1 Jombang, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Kasat Lantas AKP Anjar Rahmat Putra, Kasat Binmas AKP Pranan Edi, serta Wakapolsek Jombang Iptu Imron Nugroho. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.
AKBP Ardi Kurniawan mengajak para pelajar untuk menyiapkan diri menjadi generasi muda yang berkarakter dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang saat ini masih duduk di bangku sekolah.
"Jadilah pelajar yang baik dan terus tingkatkan kapasitas diri kalian. Jika kalian bersungguh-sungguh belajar dan berikhtiar, maka suatu saat kesuksesan yang kalian cita-citakan akan membuahkan hasil," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com pada Selasa (10/2/2026) malam.
Baca juga: Kasus HIV di Jombang 2025 Capai 280, Dinkes Ingatkan Pentingnya Skrining
Ia menegaskan bahwa kesuksesan hanya dapat diraih melalui proses belajar yang sungguh-sungguh, disertai sikap disiplin dan kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
Kapolres juga memberikan penekanan khusus terkait larangan perundungan di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa tindakan bullying tidak hanya melukai korban, tetapi juga merusak iklim pendidikan yang seharusnya aman dan nyaman.
"Saya tidak ingin ada satu pun siswa SMK PGRI 1 Jombang yang berniat membully temannya sendiri. Jika ingin menjadi orang sukses, sayangi orang tua, hormati bapak dan ibu guru, serta jaga persaudaraan dengan teman-teman," ujarnya melanjutkan.
Selain itu, para siswa diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurut Kapolres, sikap kritis dan bijak dalam menyaring informasi menjadi bekal penting di era digital saat ini.
Baca juga: Kapolres Jombang Pastikan Panggung Terbuka untuk Semua Genre Musik di Momen HPN 2026
AKBP Ardi Kurniawan juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi pergaulan yang berpotensi menyeret mereka pada pelanggaran hukum, seperti mengikuti konvoi sepeda motor pada malam atau dini hari, bergabung dalam komunitas tidak sehat, hingga membawa senjata tajam.
Ia menekankan bahwa setiap pelanggaran memiliki konsekuensi hukum yang serius dan dapat merusak masa depan. Karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain.
Terkait situasi keamanan wilayah, Kapolres menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas di Kabupaten Jombang hingga kini tetap kondusif berkat peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar dan pihak sekolah.
"Kondusivitas Kamtibmas di Jombang dapat terwujud karena adanya peran serta seluruh komponen masyarakat. Mari kita jaga bersama, termasuk dari lingkungan sekolah," bebernya.
Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Jombang, Sudarti, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Jombang beserta jajaran.
"Kami berharap pembinaan tersebut mampu memberikan dampak positif dan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik sekolah," jelasnya dalam keterangan yang diterima.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jombang, Ulil Muhammad, mengingatkan agar siswa tetap memprioritaskan kewajiban belajar.
"Kami juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas ekstrakurikuler, termasuk perguruan silat, serta menekankan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian dalam menangani permasalahan siswa," pungkas Ulil.