Ngaku Ditipu! Eks Pendukung Jokowi Balik Bela Roy Suryo hingga Jadi Saksi Ahli
Yogi Putra Anggitatama February 12, 2026 07:55 PM

Dia tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/2/2026) sekira pukul 09.35 WIB.

Ia datang didampingi oleh kuasa hukum Roy Suryo cs, Refly Harun, hingga saksi ahli lainnya yakni mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Pol Oegroseno.

Dalam pengakuannya, Sobary mengakui bahwa dirinya merupakan orang yang pernah mendukung Jokowi.

Namun, dia mengaku telah 'ditipu' oleh Jokowi karena seluruh gagasan mantan Wali Kota tersebut dinilai tidak dijalankan saat sudah menjabat sebagai Presiden RI.

"Saya seorang ilmuwan yang mendukung Jokowi itu karena idealisme saya dan berjuta-juta kaum ilmuwan mendukung. Tapi berjuta-juta itu kan tertipu, ya biasa saja, kita tertipu ya ngak apa-apa," katanya.

"Ketika tertipu, kita tidak lagi mendukung. Idealisme kita itu tidak bisa dijalankan oleh dia. Gagasan dari dia bahwa dia itu orang kampung, orang kelas bawah, bahwa dia tidak korup itu ternyata tidak bisa dipanggul," sambung Sobary.

Sebelumnya, ada mantan relawan Jokowi yang turut menjadi saksi ahli Roy Suryo cs yaitu bernama Yulianto Widiraharjo. Ia juga merupakan eks Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) DKI Jakarta.

Sobary pun membantah sebagai pendukung bayaran ketika masih mendukung Jokowi. 

"Para ilmuwan itu nggak ada yang memperoleh uang rokok. Rokok saja nggak pernah dapat," katanya.

Selanjutnya, dia mengungkapkan ketika diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi ahli, maka dirinya akan menjelaskan terkait proses penelitian Roy Suryo cs terhadap keaslian ijazah Jokowi.

Menurutnya, penelitian Roy Suryo cs tidak melanggar kaidah keilmuan apapun sehingga tak layak untuk ditersangkakan.

"Jadi secara keilmuan, saya akan pertanggungjawabkan bahwa yang dilakukan ini tidak ada sesuatu apapun yang menyimpang dari kaidah-kaidah keilmuan," tuturnya.

Dari sisi kebudayaan, Sobary menyimpulkan penelitian yang dilakukan Roy Suryo cs sebagai wujud perwakilan bagi masyarakat umum untuk mengungkap suatu kebenaran melalui keilmuannya.

"Tugas beliau-beliau ini menyampaikan risalah kebenaran kepada khalayak ramai mungkin untuk masyarakat Indonesia maupun dunia. Risalah kebenaran itu disampaikan karena tugas kaum ilmuwan seperti itu," ujarnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.