Petani Asal Mesuji Ditembak di Bagian Wajah, Polisi Buru Pelaku
Kiki Novilia February 12, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Polres Mesuji tengah memburu pelaku yang telah menembak wajah pertani bernama Pepin (36) pada Rabu (11/2/2026). 

"Kami lakukan penyelidikan lebih dalam untuk pengungkapan tindakan kriminalitas tersebut," kata Kapolres Mesuji, AKBP M Firdaus, Kamis (12/2/2026).

Pepin yang merupakan warga Desa Wiralaga II, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji harus menderita luka tembakan di wajahnya. Peristiwa penembakan itu terjadi saat dirinya sedang menonton televisi.

Saat itu, istri korban Nindi yang sedang tidur sayup-sayup mendengar suara sepeda listrik berhenti di depan rumahnya. Tak berselang lama, ia mendengar suara tembakan sebanyak 2 kali.

Nindi sontak berlari ke depan rumah dan mendapati suaminya sudah tergeletak bersimbah darah.

Baca juga: Polres Mesuji Bekuk Pelaku Pencurian 4 TKP, Tahun Lalu Curi 800 Kg Getah Karet

"Pada saat itu istri korban sempat melihat pria diduga bernama Napi yang pergi menjauh dari rumahnya menggunakan sepeda listrik," kata Firdaus.

Istri korban berteriak dan meminta bantuan kepada warga sekitar, lalu korban dibawa ke Puskesmas Wiralaga. Korban kemudian dirujuk ke RS Bumi Ragab Begawe Caram. 

"Jadi korban sempat mengatakan kepada istrinya NINDI bahwa yang melakukan penembakan kepada korban yakni Napi," kata Firdaus.

Korban Pepin saat ini sedang ditangani di RS Ragab Begawe Caram. Ia dalam keadaan sadar dan terdapat 1 luka tembak pada bagian wajah tepatnya pada bagian bawah mata sebelah kiri. 

Proyektil saat ini masih bersarang di dalam pipi sebelah kiri wajah korban. Polisi telah melakukan cek lokasi TKP dan menginterogasi saksi-saksi. 

"Kami masih mencari keberadaan terduga pelaku Napi tersebut, mengumpulkan bukti-bukti dan mencari saksi lain yang mengetahui kejadian tersebut," kata Firdaus.

Polisi melakukan pengecekan keberadaan CCTV di sekitar TKP (tempat kejadian perkara). 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.