Stabilkan Harga Bahan Pokok saat Ramadan 2026, DPRD Jatim Dorong Pasar Murah Diperluas
Eko Darmoko February 12, 2026 11:35 PM

Laporan Yusron Naufal Putra

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tren kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan diharapkan bisa menjadi atensi serius pemerintah, termasuk Pemprov Jatim.

DPRD Jatim mendorong agar upaya sidak hingga pasar murah dapat dilakukan Pemprov sehingga harga bahan pokok stabil.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono mengatakan, tren kenaikan harga bahan pokok menjelang momen keagamaan seperti Ramadan 2026 memang rawan terjadi.

Sebab, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Jangan sampai ada permainan pasar. Stabilitas harga ini penting bagi masyarakat.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siap Dukung Program Gentingisasi, Targetkan Perbaiki 3242 Rutilahu pada 2026

"Harapan kita, dalam hal ini Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat segera melaksanakan survei harga di pasar," kata Blegur yang juga politisi kawakan Partai Golkar saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, di Surabaya, Kamis (12/2/2026).

Sidak sebagai Solusi

Sidak ke pasar ini diharapkan juga bisa sebagai bentuk solusi kepada pedagang agar tidak memainkan harga di momentum seperti Ramadan.

Menurut Blegur, hal ini perlu dilakukan secara intens. Harga harus terkondisikan.

"Nah, ini perlu edukasi terkait dengan hal tersebut," jelas Blegur. 

Selain sosialisasi, upaya lain yang perlu dilakukan adalah pasar murah.

Ini penting sebagai bentuk intervensi pemerintah agar harga bahan pokok dapat stabil.

Pasar murah yang telah dimulai Pemprov belum lama ini, didorong agar terus diperluas terlebih menjelang ramadan.

Blegur menegaskan harga bahan pokok harus terus jadi atensi.

"Harus diimbangi dengan pasar murah agar harga bisa terkontrol dengan baik," tegas Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.