Sempat Tertutup Longsor, Jalan Baru Cisinga Tasikmalaya Sudah Kembali Normal
Dedy Herdiana February 13, 2026 06:18 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Akses jalan baru Cisinga yang sempat tertutup material longsor sudah normal dan bisa dilintasi kendaraan berlokasi di wilayah Desa Kudadepa, Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (13/2/2026).

Pengerukan material longsor dilaksanakan sejak Rabu (11/2/2026) malam sampai Jumat (13/2/2026) menggunakan satu kendaraan alat berat jenis loader milik UPTD Alkal Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tasikmalaya.

"Alhamdulillah akses jalan Kabupaten penghubung (Ciawi - Singaparna) begitupun sebaliknya yang sempat tertutup total, kini sudah bisa diakses dengan normal, tapi masih dilakukan pembersihan sisa tanah yang dipinggir jalan," ungkap Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya Cahyono Rahman dikonfirmasi TribunPriangan.com.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Priangan Timur: Jalan Cisinga Tertimbun Longsor, Banjir Rendam 370 Rumah di Tomo

Cahyono menjelaskan, untuk evakuasi sisa-sisa material tanah longsor yang menutup akses jalan masih dilakukan menggunakan alat berat (loader).

"Tim BPBD melakukan pembersihan material tanah longsor setelah material tanah longsor selesai di evakuasi menggunakan alat berat (loader)," jelasnya.

Namun, kondisi terkini evakuasi terkendala teknis alat berat mengalami kerusakan kabel instalasi dan kehabisan BBM. 

"Meskipun begitu, kondisi jalan telah di lakukan penyemprotan oleh petugas BPBD," kata Cahyono.

Ia menghimbau bagi masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Kami imbau tetap waspada bagi masyarakat maupun pengguna jalan," ungkap Cahyono. 

Tebing 40 Meter Longsor

Material tanah setebal lebih dari lima meter menutup seluruh badan jalan. Akses dua arah tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sepanjang malam.

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono Rahmat, mengatakan penutupan dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan mengingat mahkota longsor masih tinggi dan berpotensi bergerak.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan jajaran Polsek Cisayong melakukan pengamanan dan menunggu alat berat untuk proses pembersihan.

Pagi Hari Dibuka Sistem Buka Tutup

Pada Kamis (12/2/2026) pagi, akses Jalan Cisinga mulai bisa dilintasi dengan sistem satu jalur atau buka tutup setelah pembersihan dilakukan sejak malam hingga subuh.

 BUKA TUTUP - Kondisi arus lalu lintas di lokasi longsor yang sempat tertutup di wilayah Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, kini sudah bisa dilintasi dengan sistem buka tutup, Kamis (12/2/2026). Pantauan TribunPriangan.com pada pagi tadi, Kapolsek Cisayong AKP Hasan Basri turun langsung turut mengatur buka tutup lalu lintas. (TribunPriangan.com/Jaenal Abidin)
Kapolsek Cisayong AKP Hasan Basri menyebut arus lalu lintas diatur langsung petugas di lapangan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendatangkan dump truk guna mengangkut sisa material longsor.

“Targetnya material didorong ke sisi jalan agar arus lalu lintas kembali normal tanpa sistem buka tutup,” ujarnya.

Di wilayah hukum Polsek Cisayong, sedikitnya tiga titik longsor sempat menutup akses jalan, termasuk jalan kabupaten dan jalur menuju Pasirloklok serta Kampung Sirna.

 
Jalur Strategis dan Favorit Sunmori

Jalan Baru Cisinga sepanjang 26 kilometer merupakan jalur alternatif strategis yang menghubungkan Ciawi dan Singaparna.

Selain mempercepat konektivitas antarwilayah, jalan ini dikenal memiliki panorama alam indah dan kerap menjadi lokasi sunmori (Sunday Morning Riding). Di kawasan Sukahening, jalan ini juga ramai dengan pasar kaget setiap Minggu pagi.

Jalur ini mulai dibangun awal 2000-an, sempat mangkrak karena kendala anggaran, dan baru rampung serta bisa dilintasi penuh pada akhir 2019.

Longsor yang terjadi kali ini menjadi peringatan serius karena jalur tersebut berada di kawasan dengan kontur perbukitan curam. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.