Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Warus Martinus mendorong penegak hukum menyelidiki penyebab kebakaran empat kapal open deck di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Saat dikonfirmasi TribunFlores.com, Jumat (13/2/2026) malam, politisi NasDem itu menyebut penyelidikan harus dilakukan agar menemukan kepastian penyebab empat kapal terbakar sekaligus.
Menurutnya, apabila dugaan KSOP penyebab kebakaran adalah puntung rokok, maka yang seharusnya diperhatikan lebih jeli adalah kompetensi dari kru kapal.
"Kemarin kita saat RDP menekankan kepada KSOP supaya semua kru kapal itu betul-betul kompetensinya diperhatikan. Itu kalau tidak diperhatikan betul, banyak orang punya kapal, tetapi tidak tahu cara menjaga keselamatan kapal," kata ketua Fraksi Gerindra tersebut.
Baca juga: Empat Kapal Open Deck Terbakar di Labuan Bajo, Dugaan Akibat Puntung Rokok
Ia menyayangkan empat kapal open deck terbakar secara bersamaan dalam satu malam. Bagi Warus Martinus hal itu dapat berdampak kepada pariwisata Labuan Bajo.
"Tapi harus bisa di pikir betul-betul faktor penyebabnya apa. Apakah ada dugaan persaingan bisnis atau apa gitu," ujarnya.
Lanjut Warus Martinus, kesalahan-kesalahan teknis yang menimbulkan kejadian luar biasa pada kapal, seperti kebakaran bisa menimbulkan rasa takut kepada wisatawan.
"Ini akan membuat orang takut memakai kapal-kapal kita," tuturnya.
Sehingga Warus Martinus menekankan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab kebarakan tersebut.
Sebelumnya, Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto menyampaikan dugaan sementara penyebab kebakaran empat kapal open deck adalah karena puntung rokok. Sebab, para ABK masih berada di atas kapal, sebelum pulang pada pukul 22.00 wita.
Akan tetapi penyebab pasti kebakaran empat kapal open deck masih diselidiki pihak berwenang.
Informasi kebakaran empat kapal open deck, pada Jumat (13/2/2026) dini hari, bermula dari laporan dari warga yang ada di sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Saat itu juga petugas KSOP langsung menghubungi petugas tanggap darurat. Saat itu tim membawa alat pemadam api ringan, pompa Alkon dan mobil tangki air.
Ia mengatakan, ada pula bantuan lainnya yakni hydrant dari KN. Grantin dan apar milik KP. Ibis, dan bantuan dari pemadam kebakaran Manggarai Barat.
"Pemadaman dibantu warga sekitar. Pukul 02.20 Wita, api berhasil dipadamkan. Setelah dipastikan tidak ada potensi api, keempat kapal kemudian dipindahkan ke tempat yang aman agar tidak menggangu alur keluar, masuk kapal open deck," terang Stephanus.
Kondisi kapal menurut Stephanus dalam keadaan laik laut. Saat kejadian, kapal sedang tidak beroperasi.
Identitas empat kapal yang terbakar di area tambatan, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat akhirnya terkuak.
Kapal yang terbakar bernama Pokemon 01(GT 6) Pokemon 02 (GT 3), Pokemon 03 (GT 5) dan Hafidzah (GT 5). Kejadian ini bermula ketika kapal Pokemon 02, terbakar lebih dahulu, dan merambat ke kapal lainnya.
"Pemilik Pokemon bermana Salman Alfaris, sedangkan Kapal Hafidzah milik saudara Alfian," kata Stephanus.
Lanjut Stephanus, smpat kapal ini merupakan kapal dengan type open deck, yang digunakan untuk mengangkut penumpang.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (13/2/2026) dini hari, tepatnya pada pukul 01.50 Wita. Dalam video pendek yang diperoleh TribunFlores.com, kobaran api menyala mengakibatkan kepanikan warga.
Api menjalar luas, asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit. Saat kejadian diketahui pemilik kapal, nahkoda serta kru kapal tidak berada di kapal.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini pun pihak KSOP, Damkar, Basarnas dibantu Polri dan TNI sudah berhasil memadamkan api yang menyala. (moa)