TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta sukses menuntaskan misi balas dendam saat membungkam PSM Makassar skor 2-1 di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2/2026) malam.
Macan Kemayoran meraih tiga poin lewat gol yang dicetak Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-30’ dan Maxwell Souza (67’).
Sedangkan gol tunggal Juku Eja dicetak oleh Sheriddin Boboev pada menit ke-37.
Persija akhirnya berhasil membalas dendam setelah ditekuk PSM Makassar skor 0-2 di putaran pertama pada 21 September 2025.
Laga kontra PSM Makassar menjadi pertandingan spesial buat striker Persija asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie.
Ia sukses mencetak gol perdananya bersama Macan Kemayoran di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2/2026) malam.
Gol Alaaeddine menjadi pembuka dalam kemenangan 2-1 atas PSM. Gol bermula dari umpan lambung yang dilepaskan Allano Lima dari sisi kanan.
Alaaeddine menanti datangnya bola, melompat di antara bek lawan, lalu menanduknya dengan sempurna ke gawang PSM pada menit ke-30.
Sepanjang pertandingan, pergerakannya, baik dengan maupun tanpa bola, memberikan dampak positif bagi permainan Persija.
Ia pun bersyukur atas kontribusinya untuk tim.
“Alhamdulillah atas kemenangan ini," kata Alaaeddine dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (21/2/2026).
Alaaeddine menuturkan setiap pertandingan seperti laga final.
Ia mengingatkan tim lawan selalu bermain lebih dari 100 persen saat kontra Persija Jakarta di kandang Macan Kemayoran.
"Kami menyadari hal itu dan alhamdulillah, seluruh tim menunjukkan kerja luar biasa hari ini. Saya senang, terutama untuk tim,” ujarnya.
“InsyaAllah, kami memiliki pertandingan lagi dalam empat hari ke depan. Kami harus beristirahat, melakukan pemulihan, dan kembali memikirkan kemenangan berikutnya, InsyaAllah,” lanjutnya.
Selain itu, Alaaeddine yang beragama Islam juga membagikan pengalamannya bermain di bulan Ramadan.
Ia menilai bermain di bulan Ramadhan sesuatu yang normal bagi dirinya yang beragama Islam.
"Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadhan. Bahkan, menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam, karena biasanya saya bermain sore hari menjelang Maghrib. Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.
Alaaeddine menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Persija Jakarta yang membuat dirinya mengeluarkan energi lebih.
"Ramadhan bagi saya adalah bulan terbaik, dan semua Muslim memahami hal itu. InsyaAllah, saya bisa berlari lebih lagi di pertandingan selanjutnya. Secara fisik saya merasa bugar dan saya datang ke sini untuk membantu tim meraih kemenangan. Merupakan kebanggaan bagi saya bisa bermain untuk tim ini. Alhamdulillah,” tutup striker berusia 33 tahun tersebut.