Ketersediaan Telur Ayam Selama Ramadan di Kabupaten Bangka Capai 79 Ribu Butir, Harga Masih Normal
Hendra February 23, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Telur ayam menjadi salah satu komoditi bahan pangan hasik peternakan yang banyak diburu oleh masyarakat di bulan suci Ramadan.

Tak hanya dimanfaatkan sebagai lauk pauk, telur ayam juga dijadikam sebagai salah satu bahan untuk membuat produk-produk olahan seperti kue, jajanan tradisional dan masih banyak lagi.

Kendati jumlah kebutuhan diprediksi meningkat, ketersediaan telur ayam selama selama Ramadan di Kabupaten Bangka dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Krisnaningsih.

Dia menyebut, angka ketersediaan telur ayam di Kabupaten Bangka berdasarkan data terkini, Senin (23/2/2026) yakni total sebanyak 79.529 butir.

“Ini datanya kita update setiap hari. Dan kita pastikan ini mampu mencukupi kebutuhan telur ayam masyarakat selama Ramadan karena angka kebutuhannya lebih kecil dari itu (total angka ketersediaan-red),” katanya.

Rincian data ketersediaan telur ayam selama bulan Ramadan 2026 pada perusahaan atau pelaku usaha ayam petelur di Kabupaten Bangka tersebut yakni sebanyak 2.018 butir di Kecamatan Bakam.

Lalu, sebanyak 12.043 butir di Kecamatan Pemali, sebanyak 10.444 butir di Kecamatan Riau Silip, sebanyak 24.662 butir di Kecamatan Merawang, sebanyak 3.542 butir di Kecamatan Mendo Barat, dan sebanyak 2.925 butir di Kecamatan Sungailiat.

Selain itu, ketersediaan telur ayam dengan jumlah cukup banyak juga turut disumbangkan oleh BUMDES-BUMDES yang ada di wilayah Kabupaten Bangka yakni sebanyak 23.895 butir.

“Sekarang BUMDES kita se-Kabupaten Bangka hampir rata-rata sudah panen dan menghasilkan telur. Kurang lebih ada 25 BUMDES yang saat ini sudah panen telur ayam,” jelasnya.

Lebih lanjut, harga telur ayam saat ini untuk di tingkat produsen adalah Rp25.600 per kilogram. Dia menyebut, hanya tersebut cenderung stabil dan normal.

“Menjelang lebaran nanti pasti ada kenaikan, karena permintaannya banyak, tapi naiknya semoga tidak terlalu melonjak. Namun yang pasti kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.