Plt Gubri SF Hariyanto Resmi Buka Tanjak 2026, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul Riau
Sesri February 26, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKANBARU,COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menggelar agenda Try Out Akbar Menuju Kampus yang Kamu Impikan atau disebut dengan istilah Tanjak Tahun 2026, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan bertema “Dari Riau Menuju Kampus Impian dan Prestasi Mendunia” ini dilaksanakan bersama Bank Indonesia Perwakilan Riau di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.

Ribuan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat tampak antusias mengikuti try out sebagai bagian dari persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) masuk perguruan tinggi negeri.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun pendidikan Riau ke depan.

Menurutnya, Tanjak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar besar menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Kita ingin memastikan generasi muda Riau memiliki kesiapan akademik dan mental untuk bersaing masuk perguruan tinggi terbaik,” ujarnya.

SF Hariyanto mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, angka partisipasi pendidikan anak Riau usia 19–24 tahun atau usia perguruan tinggi saat ini masih berada di kisaran 31 persen. Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Karena itu, Try Out SNBT hari ini menjadi sangat relevan. Ini bukan sekadar simulasi ujian, tetapi bagian dari proses membangun kesiapan akademik dan mental generasi muda Riau,” katanya.

Ia juga menyoroti perubahan besar yang tengah terjadi di era digital. Menurutnya, generasi muda saat ini lahir dan tumbuh di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan transformasi teknologi.

“Saat ini, kecerdasan buatan mampu menggantikan pekerjaan rutin, bahkan membantu mengambil keputusan. Lima sampai sepuluh tahun ke depan, banyak pekerjaan konvensional akan berkurang,” jelasnya.

Namun disisi lain, ia menilai peluang di bidang kreativitas, analisis, teknologi, dan inovasi justru akan meningkat tajam. Karena itu, siswa dituntut mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran modern dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Karena itu saya ingin kalian memahami satu hal penting. Masa depan bukan milik yang paling pintar menghafal. Masa depan adalah milik yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan terus belajar,” tegasnya.

Melalui TANJAK 2026, Pemprov Riau berharap semakin banyak pelajar yang percaya diri menatap perguruan tinggi impian, sekaligus mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Bumi Lancang Kuning. (Adv/Smg)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.