TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 3.644 kuota Beasiswa Riau disiapkan Pemerintah Provinsi Riau pada Tahun Anggaran 2026.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp 62 miliar guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di daerah itu.
“Pada Tahun Anggaran 2026, Pemprov Riau telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 62 miliar untuk Program Beasiswa Riau, dengan total kuota sebanyak 3.644 mahasiswa,” ujar Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Jumat (22/2/2026).
Menurutnya, penyediaan ribuan kuota tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendidikan tinggi dinilai menjadi salah satu kunci utama untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau ke depan.
“Kita ingin semakin banyak anak Riau melanjutkan pendidikan sesuai bakat dan kemampuannya, memiliki keahlian yang dibutuhkan dunia kerja, serta berkontribusi nyata dalam menurunkan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau ke depan,” katanya.
Selain fokus pada pendidikan tinggi, Pemprov Riau juga memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Dari target 1.459.227 pelajar, sebanyak 1.293.997 pelajar atau sekitar 89 persen telah memiliki rekening.
“Artinya, akses keuangan generasi muda kita sudah semakin kuat. Ini menjadi fondasi penting dalam mendukung penggunaan transaksi digital yang aman dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)