Kisah Papa Ombo, Nelayan Kotabaru yang Selamat Setelah Sepekan Hilang Terombang-ambing di Laut
Amelia Mutia Rachmah March 04, 2026 12:24 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah melalui masa pencarian yang cukup panjang dan penuh kekhawatiran, kabar melegakan akhirnya datang bagi keluarga Ridwan (71), nelayan asal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Pria yang akrab disapa Papa Ombo itu dilaporkan selamat setelah sempat hilang di perairan Pulau Sebuku selama sekitar sepekan.

Melansir dari Banjarmasinpost.co.id, Ridwan sebelumnya dilaporkan hilang sejak 24 Februari 2026 saat melaut di kawasan tersebut. Selama berhari-hari, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di perairan sekitar Pulau Sebuku dan wilayah laut sekitarnya.

Kabar baik datang pada Senin (2/3/2026) ketika pihak keluarga menerima informasi bahwa Ridwan telah ditemukan oleh nelayan dari Sulawesi di perairan Selat Makassar.

Saat ditemukan, korban bersama perahunya dalam kondisi selamat meski sebelumnya sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM, Tersangka Oknum Polisi di Kalsel Tunggu P21 Kejaksaan

Dari potongan video yang dibagikan oleh Basarnas Banjarmasin, terlihat momen mengharukan ketika anggota keluarga Ridwan melakukan video call dengan korban.

Dalam video tersebut, Ridwan terlihat duduk di atas kapal nelayan yang menolongnya, sementara perahunya ditarik menuju daratan.

Tangis haru keluarga pun pecah saat memastikan bahwa pria yang mereka khawatirkan selama berhari-hari itu masih dalam keadaan selamat.

Evakuasi Menuju Sulawesi Barat

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa korban bersama perahunya dievakuasi menuju wilayah Pamboang, tepatnya di Pelabuhan Palipi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

“Sejak ada titik terang itu, operasi pencarian diusulkan ditutup,” ujar Sudayana pada Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Benang-Benang Cinta Tanah Borneo, Perjalanan Ny. Satoro asal Balikpapan Merawat Tradisi

Saat ini, proses pemulangan Ridwan tengah dikoordinasikan oleh pihak keluarga agar ia dapat kembali ke Kotabaru.

Sebelumnya, operasi pencarian terhadap Ridwan melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan. Pihak yang turut terlibat antara lain Pos SAR Kotabaru dari Basarnas, Pos TNI AL Sekapung, Satpolair Polres Kotabaru, para nelayan setempat, serta masyarakat dan keluarga korban.

Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area laut hingga radius sekitar 20 nautical mile (NM) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan berbagai alat pendukung lainnya.

Upaya tersebut mencerminkan solidaritas dan kepedulian berbagai pihak terhadap keselamatan nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di wilayah pesisir.

Kabar selamatnya Ridwan menjadi penutup yang menggembirakan dari operasi pencarian yang sempat menyita perhatian masyarakat.

Basarnas Banjarmasin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.