TRIBUNSUMSEL.COM - Sudah bersiap menyandang status sebagai janda dan ibu tunggal, Konten kreator asal Medan, Sumatera Utara, Wardatina Mawa.
Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama di Lubuk Pakam, Medan pada 26 Februari 2026, lalu setelah sebelumnya sudah menggugat cerai sang suami.
Mawa merasa ada kesedihan dalam dirinya ketika mengingat nasib anaknya kelak seteah kini menunggu jalannya sidang perdana.
Diketahui, Mawa memiliki seorang putra dari pernikahan dengan Insanul selama tujuh tahun.
Mawa merasa tidak tega putranya sudah mendapatkan cobaan berat, melihat nasib rumah tangga orang tuanya hacur di usia yang masih kecil.
Terselip harapan Mawa, supaya anaknya nanti bisa tumbuh menjadi pria terbaik tanpa malu dengan perceraian kedua orang tuanya.
"Sebnernya berat menurut aku, sedih juga lihat A (anak) saat tidur, sampai aku berdoa 'Ya Allah semoga Afnan menjadi sosok pemimpin yang baik dan bisa role model sebagai laki-laki terbaik. Dan Aku yakin Afnan akan tumbuh dengan baik'," ucap Mawa, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (4/3/2026).
Wanita yang tampil dengan cadar itu, juga terus berusaha keras menutupi aib rumah tangganya dari sang putra.
"Sejujurnya aku ngerasa kasihan banget ke Afnan karena mendapatkan ujian seberat ini. Tapi aku berusaha menutup aib orang tuanya. Aku berusaha Afnan tidak mendengar aib dari orang tuanya," tandasnya lagi.
Alih-alih menyesal pernikahannya hancur karena munculnya orang ketiga, Mawa pilih mensyukuri takdir hidupnya kini.
Mawa memilih melepaskan apa yang dimilikinya dan menganggap semuanya hanya titipan, dengan begitu ia akan lebih ringan untuk melangkah ke depan.
"Nggak menyesal, lebih banyak disyukurin."
"Semua ini titipan, apapun itu kita hadapin dengan senyum," ujarnya lagi.
Mawa Ikhlas Lepas lnsanul Fahmi untuk Inara Rusli
Dalam kesempatan yang sama, Mawa sudah siap melepas Insanul untuk Inara Rusli.
"Kalau memang mereka mau bersatu, aku ikhlas. Yaudah bersama aja. Aku juga nggak mau kan," jelas Mawa.
Kini, dirinya ingin lebih fokus pada diri sendiri dan masa depan anak semata wayangnya.
Tak mau ambil pusing, Mawa inginkan hidup bahagia dan lepas tanpa memikirkan kisruh rumah tangganya lagi.
"Aku juga mau fokus sama diri aku sendiri dan masa depan anak aku juga," tuturnya.
"Aku berhak bahagia, anakku juga berhak melihat sosok ibunya happy," sambungnya.
Meski jalan hidupnya penuh lika-liku, namun Mawa tetap mencoba menerima takdir hidupnya.
"Nasi sudah menjadi bubur ya, itu sudah terjadi, yaudah nggak bisa aku pertahankan juga," tandasnya.
Pihak Insanul mulai menyiapkan diri melewati proses perceraian nanti.
Mengutip tayangan YouTube Reyben Entertainment, kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto menegaskan kesiapan kliennya menghadapi gugatan cerai.
Insanul berharap bisa dipertemukan dengan Mawa saat mediasi nanti. Dari situ ia mencoba membuka obrolan agar terjadi kesepakatan damai.
"Nanti kan juga ada mediasi dulu, tentunya akan dipertemukan. Lewat dari itu kalau tidak ada kesepakatan mediasi nanti kan ada hakimnya," tegas Tommy.
Namun jika jalannya mediasi nanti tidak sesuai rencana dan pihak Mawa menolak untuk hadir. Tommy akan bersiapkan untuk proses sidang cerai berikutnya.
"Kita tunggu aja prosesnya, kalau memang bisa selesai di mediasi, kalau nggak bisa kan ada proses sidang berjalan," jelas Tommy.
"Kalau nanti pada proses mediasi Mas Insan bisa bertemu Mawa dan ngobrol tanpa orang lain dan hanya mediator sebagai penengah."
"Tapi kalau pihak sebelah nggak datang, ya akan lanjut proses sidang," tukasnya.
Kisruh rumah tangga Mawa dan Insanul, dimulai setelah adanya pernikahan siri yang digelar diam-diam pada 7 Agustus 2026.
Insanul menikahi siri Mawa tanpa izin Mawa.
Hal itu dinilai sebagai bentuk pengkhinatan dan perselingkuhan bagi Mawa.
Kisruh rumah tangga tersebut kini melebar sampai laporan polisi hingga ramai di sosial media, setelah Mawa melaporkan Insanul dan Inara atas dugaan kasus perselingkuhan dan perzinaan ke Polda Metro Jaya.