Kejari Tana Toraja Rayakan Ultah Kasi Intel dengan Buka Puasa Bersama
Imam Wahyudi March 05, 2026 11:41 PM

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja buka puasa bersama di lantai dua gedung kejaksaan, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural, staf kejaksaan, serta sejumlah undangan. 

Selain sebagai momen berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun ke-37 Kepala Seksi Intelijen Kejari Tana Toraja, Tafrimada.

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Frendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpegawai serta berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.

“Ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, melainkan untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Semoga ibadah puasa kita diterima, diberi kelancaran dan kesehatan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya saat sambutan.

Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, jajaran Kejaksaan Negeri Tana Toraja juga menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan di depan kantor kejaksaan. 

Pembagian takjil dilakukan langsung oleh Kajari bersama para kepala seksi dan sejumlah staf kepada para pengendara yang melintas.

Setelah sambutan Kajari, acara dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang dibawakan oleh Achmad Bratanamal. 

Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan tentang makna puasa sebagai sarana membangun keyakinan kepada Allah SWT serta membentuk pribadi yang adil.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan puasa adalah melahirkan pribadi yang mampu berlaku adil, karena keadilan merupakan sikap yang paling dekat dengan ketakwaan.

Selain itu, puasa juga mengajarkan umat untuk menahan hawa nafsu, mengendalikan potensi kemaksiatan, ketidakadilan, serta keserakahan dalam diri.

“Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan lisan, amarah, serta mengendalikan hawa nafsu,” ujarnya dalam tausiah tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa puasa mengajarkan umat untuk memiliki rasa simpati dan empati kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Pantauan Tribun Toraja di lokasi, para hadirin tampak mengenakan pakaian bernuansa putih yang bervariasi. 

Setelah mendengarkan tausiah selama kurang lebih 20 menit, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Saat azan Magrib berkumandang, undangan kemudian berbuka puasa dengan menyantap hidangan takjil berupa es buah, kurma, jeruk, dan anggur.

Usai menikmati takjil, seluruh peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah. 

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama sebelum acara ditutup dengan pembagian hampers kepada para hadirin.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.