Baru Pimpin PDIP Toraja Utara, Wabup Andrew Fokus Konsolidasi Internal
Imam Wahyudi March 05, 2026 11:41 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Toraja Utara.

Ia terpilih sebagai Ketua DPC dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang menjadi rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Senin (24/11/2025).

Penunjukan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Andrew memimpin sebuah partai politik.

Sebelum menjabat Wakil Bupati Toraja Utara, ia aktif sebagai kader PDI Perjuangan di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Andrew kemudian kembali ke Toraja Utara untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2024.

Saat itu ia maju sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Frederik Victor Palimbong dan berhasil memenangkan pemilihan.

Ia menegaskan bahwa sejak awal dirinya hanya berkiprah di PDI Perjuangan.

Artinya, Andrew menegaskan dirinya bukan orang baru di PDIP meskipun sebelumnya dia berkiprah di Kutai Timur.

“Secara pribadi saya hanya di PDI Perjuangan, tidak pernah di partai lain,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).

Andrew mengaku telah hampir satu dekade menjadi bagian dari PDIP.

Ia mulai aktif sekitar tahun 2016 ketika diajak mengikuti proses pencalonan legislatif oleh partai.

Dalam perjalanan politiknya, ia sempat dua kali terlibat dalam proses pencalonan pada pemilu legislatif.

Namun pencalonan atas namanya belum pernah terealisasi karena adanya aturan internal partai yang melarang anggota keluarga maju di daerah pemilihan yang sama.

Untuk diketahui, ayahanda Andrew adalah tokoh PDIP Kutai Timur.

Menurutnya, aturan tersebut menjadi bentuk komitmen partai untuk mencegah praktik politik dinasti.

Setelah dipercaya memimpin DPC PDIP Toraja Utara selama kurang lebih tiga hingga empat bulan terakhir, Andrew menyebut fokus utamanya saat ini adalah melakukan konsolidasi internal partai.

Ia menjelaskan, pengurus DPC tengah menargetkan pembentukan struktur partai hingga tingkat bawah, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting hingga anak ranting.

“Yang paling penting sekarang adalah mensolidkan internal dan membentuk struktur sampai ke bawah. Setelah itu agenda-agenda partai bisa kita jalankan lebih maksimal,” jelasnya.

Menurut Andrew, pembentukan struktur organisasi tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada Mei mendatang sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Terkait kemungkinan sinergi antara program partai dan pemerintah daerah, ia mengatakan hal tersebut masih dalam tahap pembahasan internal.

Menurutnya, setiap program harus dipersiapkan secara matang agar tidak sekadar menjadi wacana tanpa kesiapan sumber daya.

Meski demikian, komunikasi antara pemerintah daerah dan partai politik tetap berjalan melalui mekanisme yang ada, termasuk koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Di akhir pernyataannya, Andrew berharap masyarakat dapat semakin percaya kepada PDI Perjuangan sebagai wadah aspirasi politik.

“PDI Perjuangan bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berperan dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Ia pun optimistis PDIP akan terus berkembang dan tetap eksis di tengah dinamika politik yang selalu berubah di Toraja Utara.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.