Wali Kota Kediri Ajak Ulama dan Umara Bersatu, Santuni 100 Anak Yatim di Ponpes Wali Barokah
Sri Wahyuni March 05, 2026 11:45 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, menghadiri Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim serta Dhuafa di Pondok Pesantren Wali Barokah, Rabu (4/3/2026). 

Di tengah suasana Ramadan yang hangat, acara ini tak sekadar menjadi ajang berbagi, tetapi juga memperlihatkan soliditas unsur pemerintahan, ulama, aparat, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.

Sejak sore, ratusan tamu undangan memadati lokasi acara. Kegiatan diawali dengan tausiyah yang disampaikan Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil, yang mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan persatuan.

Dalam sambutannya, Vinanda mengaku optimistis melihat komposisi tamu yang hadir. 

"Melihat komposisi kehadiran sore hari ini, saya merasa optimis. Karena di ruangan ini, hadir seluruh unsur penting Kota Kediri," katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi adalah kekuatan utama Kota Kediri. 

"Ada ulama yang menjaga nilai dan moral umat. Ada aparat yang menjaga stabilitas dan keamanan. Ada lembaga keuangan yang menjaga keseimbangan ekonomi. Ada pemerintah yang memastikan kebijakan berpihak pada masyarakat. Dan ada masyarakat yang menjadi ruh dari semuanya. Inilah wajah Kota Kediri yang sesungguhnya. Kolaboratif, rukun, dan saling menguatkan," tegasnya.

Wali kota termuda ini juga memaparkan bahwa pemerintah pusat hingga daerah tengah berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat perlindungan sosial selama Ramadan hingga Idulfitri. 

Di tingkat kota, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok lancar, inflasi terkendali, serta bantuan sosial tepat sasaran.

"Kami memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, inflasi terkendali, bantuan sosial tepat sasaran, UMKM tetap bergerak serta daya beli masyarakat selama Ramadan tetap terjaga. Kami juga terus memperkuat ruang-ruang dialog lintas agama dan organisasi agar kerukunan yang sudah terbangun tetap terawat dengan baik," ungkapnya.

Baca juga: Baksos Ramadan, Keluarga Besar Kejari Tulungagung Sambangi Dua Pondok Pesantren

Menurutnya, kebijakan pemerintah tidak akan cukup tanpa dukungan ulama dan masyarakat. 

"Sekuat apa pun kebijakan pemerintah, tidak akan pernah cukup tanpa dukungan dan doa dari para ulama serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Kota ini akan kuat jika ulama dan umaro berjalan beriringan," terangnya.

Kepada anak-anak yatim yang menerima santunan, Vinanda memberikan pesan khusus. 

"Kepada anak-anak yatim yang hadir sore ini, kalian adalah anak-anak hebat. Jangan pernah merasa kecil. Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya hadir memastikan hak pendidikan dan perlindungan kalian terpenuhi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, Sunarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini diisi dengan santunan untuk 100 anak yatim dan pembagian 750 paket sembako bagi dhuafa. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Intinya kami peduli dan ingin bermanfaat," jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu mempererat ukhuwah dan mendukung terwujudnya Kota Kediri yang MAPAN, menjunjung tinggi toleransi serta kekompakan. 

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Qowimuddin, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pimpinan instansi di Kota Kediri, menegaskan bahwa Ramadan menjadi ruang bertemunya kepedulian dan komitmen bersama membangun kota.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.