TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Jansen Indra Girsang mengatakan, kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Tol Binjai-Langsa disebabkan karena asap yang berasal dari kebun tebu PTPN II yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).
"Karena asap. PTPN II sudah bertanggungjawab atas korban. Sudah dimediasi dan berdamai," ujar Jansen, Kamis (5/3/2026).
Lanjut Jansen, kecelakaan beruntun itu melibatkan satu unit truk dan dua mobil.
Gitupun dalam peristiwa tersebut, Jansen menambahkan terdapat satu orang yang menjadi korban.
Tapi Jansen tak merinci identitas korban dan kondisi luka yang dialami korban.
"Pihak kebun sudah melakukan press rilis. Masalahnya sudah tuntas," ucap Jansen.
Baca juga: Pertamina Pastikan Penyaluran Bahan Bakar Normal, tak Perlu Panik Stok BBM Aman
Dikabarkan sebelumnya kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Binjai-Langsa pada, Rabu (4/3/2026).
Video peristiwa itu pun beredar viral media sosial, yang diunggah beberapa akun Instagram.
Amatan wartawan, di dalam video telihat satu truk dan dua unit mobil mengalami kecelakaan.
Salah satu mobil mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian depan dan belakang.
Informasi yang diperoleh, kecelakaan itu diduga disebabkan oleh asap tebal berwarna putih yang menyelimuti ruas jalan tol tersebut.
Asap tebal itu berasal dari kebun tebu yang berada disekitar lokasi kejadian.
Tampak ladang tebu itu dibakar oleh orang yang tak bertanggungjawab. Hasilnya kecelakaan beruntun pun terjadi.
(cr23/tribun-medan.com)