Lebih dari 400 Ribu MitraGrab Dapat Bonus Hari Raya, Paling Besar Terima Rp 1,6 Juta
muslimah March 06, 2026 10:55 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Perusahaan transportasi online Grab meningkatkan anggaran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi mitra pengemudi hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. 

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp100 miliar hingga Rp110 miliar.

Program ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi dengan produktivitas tinggi di platform Grab.

Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan, program BHR merupakan bentuk penghargaan kepada mitra yang setiap hari melayani masyarakat.

Baca juga: Grab Tanggung Seluruh Pengobatan dan Santunan Tiga Mitra Korban Kerusuhan Demo

“BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan tulus Grab kepada seluruh mitra pengemudi dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat Indonesia,” ujar Neneng dalam keterangan resmi yang diterima Tribun, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh mitra pengemudi, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Grab mencatat lebih dari 400.000 mitra pengemudi akan menerima BHR pada tahun ini.

Nominal tertinggi yang diterima mitra GrabBike mencapai Rp850.000, sedangkan mitra GrabCar dapat memperoleh hingga Rp1.600.000.

Sementara itu, nominal terendah juga mengalami kenaikan signifikan hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya, yakni menjadi Rp150.000 untuk mitra GrabBike dan Rp200.000 untuk mitra GrabCar.

Penyaluran BHR direncanakan dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Mitra dapat mengecek status penerimaan melalui aplikasi GrabDriver.

Program BHR dibagi ke dalam tujuh kategori untuk pengemudi roda dua dan roda empat. 

Penentuan kategori didasarkan pada tingkat produktivitas dan aktivitas mitra selama periode penilaian, seperti jumlah penyelesaian order, konsistensi bekerja, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Neneng menjelaskan, pendekatan berbasis produktivitas dipilih karena ekosistem transportasi online memiliki karakter kerja yang fleksibel.

“Sebagai platform dengan model kemitraan yang memberikan kebebasan bagi mitra untuk menentukan waktu dan intensitas aktivitasnya, pola partisipasi mitra bersifat dinamis,” jelasnya.

Berdasarkan data internal per Desember 2025, Grab memiliki sekitar 3,7 juta mitra yang terdaftar di Indonesia. 

Namun rata-rata mitra yang aktif menggunakan aplikasi dalam satu bulan berkisar 700.000 hingga 800.000 pengemudi.

Selain program BHR, Grab juga menyiapkan apresiasi tambahan melalui program Perjalanan Bermakna berupa 105 paket umrah bagi mitra pengemudi berprestasi.

Total nilai program umrah tersebut mencapai Rp5 miliar.

Di sisi lain, pemerintah menyatakan program BHR bagi pengemudi transportasi online telah melalui koordinasi lintas kementerian serta komunikasi dengan perusahaan aplikator.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program BHR 2026 secara nasional diperkirakan menjangkau sekitar 850.000 mitra pengemudi dari berbagai platform.

“Program ini menjangkau sekitar 850.000 mitra pengemudi aktif dari seluruh aplikator,” kata Airlangga.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai skema BHR perlu mempertimbangkan karakter fleksibel dalam model kemitraan sektor ekonomi digital.

“BHR itu harus sesuai dengan keaktifan mereka. Orang yang memang full time dengan yang part time tentu berbeda, karena model bisnisnya juga berbeda dengan pekerja biasa,” ujar Yassierli.

Grab menyebut program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas dampak sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Data perusahaan menunjukkan sekitar satu dari dua mitra pengemudi sebelumnya merupakan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau belum memiliki pendapatan tetap sebelum bergabung di platform.

Selain itu, terdapat sekitar 182.500 mitra pengemudi perempuan serta lebih dari 700 mitra penyandang disabilitas yang aktif dalam ekosistem Grab. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.