TRIBUNNEWS.COM - Harga bahan bakar minyak (BBM) di Singapura melonjak karena kekhawatiran pasokan minyak akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Teluk.
Harga sejumlah BBM jenis bensin populer di Singapura naik mendekati 3 dolar per liter. Tak hanya itu, eskalasi perang di Timur Tengah juga membuat maskapai penerbangan berbasis di Singapura seperti Singapore Airlines dan Scoot telah memperpanjang pembatalan penerbangan ke dan dari Jeddah dan Dubai.
Berdasar laporan The Straits Times, operator SPBU di Singapura dalam beberapa hari terakhir telah menaikkan harga, dipicu oleh meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Kenaikan harga tersebut telah mendorong harga jual bensin jenis paling populer menjadi 2,97 dolar per liter, dengan Sinopec menjadi operator terbaru yang menaikkan harganya pada 6 Maret.
Shell, Esso, dan Caltex juga menawarkan bensin oktan 95 dengan harga yang sama sebelum diskon. Harga mendekati angka 3 dolar per liter, yang pernah dicapai pada Maret 2022 selama krisis Ukraina.
Beberapa perusahaan taksi sebagian menanggung kenaikan biaya bahan bakar di SPBU mereka. Ini akan membantu pengemudi yang menempuh jarak tempuh yang signifikan, karena jalur air penting untuk pasokan minyak dari Timur Tengah tetap ditutup tanpa ada tanda-tanda berakhirnya konflik.
SIA dan Scoot memperpanjang pembatalan penerbangan ke dan dari Dubai, Jeddah
Singapore Airlines telah membatalkan penerbangan SQ494 (Singapura ke Dubai) dan SQ495 (Dubai ke Singapura) hingga 15 Maret, demikian diumumkan pada hari Kamis.
Baca juga: 20.000 Pelaut dan 15.000 Penumpang Kapal Pesiar Terjebak di Kawasan Teluk
SIA sebelumnya menyatakan dalam sebuah pernyataan pada 1 Maret bahwa dua penerbangan harian antara Singapura dan Dubai dibatalkan antara 28 Februari dan 7 Maret.
Pelanggan yang terkena dampak pembatalan penerbangan akan dialihkan ke penerbangan alternatif atau dapat meminta pengembalian dana penuh untuk bagian tiket yang tidak digunakan, kata maskapai tersebut dalam pengumumannya.
Anak perusahaannya, Scoot, telah membatalkan penerbangan TR596 (Singapura ke Jeddah) dan TR597 (Jeddah ke Singapura) pada 9 Maret dan 10 Maret karena konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Baca juga: Konflik Iran Vs AS Makin Memanas, Bahlil Garansi Harga BBM Pertalite Tidak Akan Naik
Maskapai penerbangan murah tersebut sebelumnya telah mengumumkan pembatalan penerbangan di rute Singapura-Jeddah pada tanggal 28 Februari, 2, 3, 5, dan 7 Maret.
Menurut pengumuman di situs web Scoot, pelanggan yang terkena dampak pembatalan dapat meminta pengembalian dana penuh jika mereka memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan mereka, atau mereka dapat memilih untuk memesan ulang penerbangan Scoot alternatif.
The Straits Times