Selama Ops Ketupat Musi 2026, 459 Ribu Kendaraan Pemudik Melintas di 5 Ruas Jalan Tol Sumatera
Sri Hidayatun March 26, 2026 01:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel mencatat ada 459.476 kendaraan yang melintas selama arus mudik dan arus balik di lima ruas tol, meliputi Palindra, Indralaya-Prabumulih, Kapal Betung, Terpeka, dan Betejam.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak Operasi Ketupat Musi 2026 dimulai hingga selesai, yakni tanggal 13 Maret - 25 Maret.

Jumlah itu sedikit mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana ada sekitar 455.175 kendaraan melintas di Jalan tol.

Peningkatan mobilitas tidak hanya terjadi di jalan tol, pergerakan pemudik juga terlihat meningkat secara signifikan di moda transportasi lain. Seperti di Bandara, Stasiun kereta api, dan terminal bus.

Dari data yang diterima Sripoku.com dan Tribunsumsel.com, penumpang bandar udara meningkat 38 persen menjadi 178.522 orang, sementara terminal bus tumbuh 43 persen menjadi 70.301 penumpang selama arus mudik dan arus balik.

Moda kereta api juga meningkat 17,4 persen, dengan jumlah penumpang 78.120 orang dibandingkan tahun 2025 yang 66.528 orang.

Peningkatan mobilitas ini berdampak pada naiknya angka kecelakaan lalu lintas. Sejak tanggal 13 Maret 2026 hingga 25 Maret, jumlah kejadian kecelakaan meningkat dari 80 di tahun lalu, menjadi 129 kasus.

Baca juga: Arus Balik 2026 Menguat, Polda Sumsel Siagakan Skenario One Way di Jalur Tol

Dengan rincian korban luka dan meninggal yakni, meninggal dunia 29 orang, luka berat 59 orang, dan 168 orang mengalami luka ringan.

Kemudian pada kegiatan preemtif dan preventif mencapai 30.956 kegiatan, meningkat 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di bidang penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat transformasi berbasis teknologi melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Penindakan melalui ETLE mobile meningkat 658 persen, sementara tilang manual turun drastis hingga 98,9 persen, menandakan pergeseran menuju penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel selama operasi berlangsung.

"Selama 13 hari, seluruh personel bekerja tanpa henti. Capaian ini adalah hasil dedikasi bersama, namun peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian yang harus kami jawab dengan langkah yang lebih baik ke depan," ujar Shandi, Kamis (26/3/2026).

Keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026 juga didukung sinergi lintas sektor dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.

"Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110," tutupnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.