Alasan John Herdman Panggil Lima Pemain Muda Perkuat Timnas Indonesia Senior di Ajang FIFA Series
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pentingnya peran pemain muda dalam proses pembangunan skuad Garuda.
Ia menyebut regenerasi dan keseimbangan komposisi tim menjadi kunci dalam membangun kekuatan Timnas untuk jangka panjang.
Untuk itu, dirinya selalu berupaya menjaga keseimbangan antara pemain senior serta pemain muda yang sedang berkembang di dalam tim.
Baca juga: John Herdman Buka Suara Soal Batalnya Dean James Membela Timnas Indonesia
“Menurut saya, sangat penting untuk selalu memasukkan pemain muda ke dalam skuad. Saya selalu berusaha menciptakan keseimbangan dalam komposisi tim,” ujar John Herdman dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra St.Kitts & Nevis di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Pelatih asal Inggris tersebut merinci bahwa skuad ideal terdiri dari pemain berpengalaman di atas 30 tahun, pemain di usia puncak yang menjadi tulang punggung tim, serta pemain muda berusia 18 hingga 25 tahun yang diproyeksikan untuk masa depan.
Keberanian memberikan kesempatan kepada pemain muda menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim, terutama dalam laga-laga uji coba atau FIFA Matchday.
“Prinsip saya sederhana, jika seorang pemain cukup baik, maka ia siap untuk bermain, tanpa melihat usia,” tegasnya.
Salah satu pemain muda yang mendapat perhatian dan kesempatan masuk Timnas senior, yakni Dony Tri Pamungkas.
John Herdman mengaku telah beberapa kali memantau langsung performa pemain tersebut dan melihat potensi besar untuk berkembang.
Seperti diketahui, selain Dony Tri, ada empat pemain lagi yang berusia 23 tahun atau di bawah 23 tahun, yakni Mauro Ziljstra, Justin Hubner, Cahya Supriadi dan Ivar Jenner.
“Saya telah melihat Dony Tri bermain secara langsung beberapa kali, dan setiap penampilannya memberikan hal baru. Ia memiliki potensi untuk naik ke level berikutnya,” ungkap Herdman.
Eks-pelatih Timnas Kanada tersebut menegaskan bahwa peran pelatih tidak hanya memilih pemain, tetapi juga memastikan proses pengembangan berjalan dengan baik agar para pemain muda dapat terus berkembang di level internasional.
Selain fokus pada skuad utama, John Herdman juga menyiapkan rencana pengembangan melalui pembentukan skuad cadangan. Program ini akan dijalankan pada Mei mendatang dengan melibatkan pemain U-23 dan senior sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF.
Di sisi lain, Herdman mengungkapkan bahwa pada pemusatan latihan kali ini, fokus lebih diberikan kepada pemain yang berkarier di Eropa.
Pasalnya, pada Piala AFF yang bergulir Juli - Agustus mendatang, para pemain dari Eropa bakal kesulitan untuk membela skuad Garuda mengingat ajang tersebut tidak masuk dalam jadwal FIFA Matchday.
“Pada periode tersebut, kami akan maksimalkan pemain lokal. Setelah melalui beberapa jendela pertandingan, kami akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai komposisi tim untuk AFF Championship,” pungkasnya.