SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Fenomena ganjil yang meresahkan warga terjadi di kawasan Jalan Gub HA Bastari, tepatnya di Lorong Budi Mulia II, RT 026/06, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Lantaran kerap kehilangan uang secara misterius selama bertahun-tahun, warga setempat kompak memasang baliho peringatan yang ditujukan kepada pemilik makhluk gaib jenis tuyul, Jumat (27/3/2026) siang.
Baliho berukuran 2 x 1 meter tersebut terpasang mencolok dengan narasi sindiran sekaligus imbauan keras, "Himbauan!!! Barang siapa yang merasa memelihara makhluk ini, jangan dilepas di Kampung ini", lengkap dengan ilustrasi visual makhluk halus yang dikenal masyarakat sebagai tuyul.
Salah satu warga setempat, Mamad (42), mengungkapkan bahwa keresahan ini bukan tanpa alasan.
Menurutnya, aksi pencurian uang secara tidak wajar ini telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dan dialami oleh hampir seluruh warga di lingkungan tersebut.
"Sudah lama, hampir tiga tahun lebih warga di sini sering kehilangan uang tanpa jejak. Kejadiannya sering di dalam rumah. Uang yang sudah dihitung malam hari sebelum tidur, tiba-tiba berkurang saat pagi harinya," ungkap Mamad kepada Sripoku.com, Jumat siang.
Mamad menjelaskan, nominal uang yang hilang bervariasi, mulai dari pecahan kecil hingga jutaan rupiah.
Kejadian paling mencolok dialami oleh tetangganya, Kartini, yang menabung di kotak kayu untuk biaya pembangunan rumah.
Dari tabungan yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2 juta, saat dibuka hanya tersisa sekitar Rp 150 ribu tanpa ada kerusakan pada kotak tersebut.
Pemasangan baliho ini merupakan puncak kekesalan warga yang merasa dirugikan secara ekonomi dan terganggu ketenangannya.
Warga berharap pemilik makhluk gaib tersebut sadar dan tidak lagi beraksi di kampung mereka.
"Makanya kami pasang baliho ini, supaya yang merasa memelihara tuyul sadar dan tidak melepasnya di kampung kami. Kalau hilang di jalan mungkin wajar, tapi ini di dalam rumah tanpa jejak atau kerusakan. Kami cuma ingin hidup tenang, cari uang itu susah," pungkas Mamad.