TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan bahwa dia bakal segera menyiapkan pengaturan soal Work From Home (WFH) untuk para aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bogor.
Penerapan WFH ini diketahui merupakan arahan dan keputusan Pemerintah Pusat.
Hal ini dilakukan sebagai salah satu bagian dari langkah hemat energi dalam menghadapi krisis akibat perang di Timur Tengah.
Mengenai keputusan pemerintah ini, Dedie Rachim sendiri mengatakan akan segera membuat Keputusan Wali Kota (Kepwal).
Terpantau, hal ini disampaikan Dedie dalam sambutannya di acara Tauisah Kebangsaan di lapangan upacara Balai Kota Bogor, Rabu (1/4/2026).
Sambil mengenakan kopiah hitam dan koko putih di atas panggung, Dedie sampaikan di hadapan para tamu undangan dari Forkopimda Kota Bogor dan elemen masyarakat
"Baru diumumkan ada WFH nasional, insya Allah kita akan turunkan dalam Kepwal di Kota Bogor," kata Dedie Rachim.
"Dalam rangka menyelenggarakan WFH di setiap hari Jumat di Kota Bogor," imbuhnya.
Dedie mengatakan bahwa ini merupakan bagian dari dukungan Pemkot Bogor untuk mensukseskan langkah pemerintah soal penghematan energi.
"Ini bagian dari kita melaksanakan upaya efisiensi energi. Karena kalau tidak ikut, nanti barangkali pemerintah pusat akan kesulitan mendistribusikan energi yang kita miliki namun kondisinya sangat terbatas," kata Dedie.
Namun di saat yang sama, Dedie juga memuji langkah pemerintah pusat di tengah krisis akibat perang yang tengah berkecamuk di Timur Tengah ini.
Karena dampak perang tersebut, kata Dedie, mungkin bisa saja dirasakan langsung oleh warga Kota Bogor.
"Hari ini kita menyaksikan kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, geopolitik dunia sekarang tengah gonjang-ganjing dan belum selesai," katanya.
"Dampaknya tentu akan datang ke kita, ke Kota Bogor, akan tetapi masih kita syukuri, sampai dengan hari ini pemerintah pusat masih bisa mengendalikan," ungkapnya.