Negara Anggota NATO Sepakat Tolak Permintaan AS Serang Iran, Indikasi Pergeseran Dinamika Aliansi
Hadiyya QurrataAyyuun April 01, 2026 12:42 PM

- Negara-negara anggota NATO sepakat menolak permintaan militer Amerika Serikat (AS).

Muncul pertanyaan, apakah penolakan dari sekutu-sekutu Washington di Eropa itu sebagai pembuka potensi kedua pihak berperang sendiri?

Mengutip Tribunnews pada (1/4), kabar ini tertulisa dalam laporan sumber utama "WN" pada (31/3/2026).

Dalam laporan sumber utama itu menyatakan bahwa penolakan tersebut menandakan pergeseran dinamika aliansi dan prioritas strategis.

"Penolakan ini menandakan pergeseran dinamika aliansi dan prioritas strategis," tulis ulasan WN, dikutip Selasa (31/3/2026).

Adapun, penolakannya berpusat pada permintaan militer AS terkait meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dalam konteks peperangan melawan Iran.

Rinciannya, Spanyol yang merupakan satu di antara negara tulang punggung NATO, menolak memberikan akses ruang udaranya untuk digunakan jet-jet AS dalam perang melawan Iran.

Kemudian, pemerintah Italia dilaporkan menolak izin bagi pesawat militer AS untuk mendarat di pangkalan udara Sigonella di Sisilia dalam perjalanan menuju Timur Tengah.

Lalu, Polandia juga mengirimkan pesan yang sama tegasnya.

Lewat postingan Wakil PM Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz menegaskan negaranya tidak akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Timur Tengah.

Meski ada permintaan dari AS, karena fokus utama tetap pada perlindungan wilayah Polandia dan NATO.

Lantas sebagai respons, Donald Trump secara terbuka mengkritik sekutu Eropa, terutama Prancis dan Inggris, karena dinilai tidak mendukung upaya militer AS.

Sikap ini mencerminkan perpecahan dalam NATO, di mana negara-negara Eropa lebih mengutamakan kepentingan nasional dibanding mengikuti strategi Washington.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.