Jejak Sidik Jari Ungkap Kasus Pembunuhan Idris, Pelaku Ternyata Anak Kandung & Lansia, Apa Motifnya?
Dewi Agustina April 02, 2026 07:37 AM


TRIBUNNEWS.COM, BULUKUMBA - Kasus pembunuhan Idris Bin Hari (61), warga di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, Sulawesi Selatan terungkap dua hari pasca kejadian.

Idris sebelumnya ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya dalam kondisi mengenaskan, Sabtu (28/3/2026).

Baca juga: 5 Fakta Pria di Jember Bunuh Ayah Kandung dan Tetangganya, Penangkapan Berlangsung Dramatis

Leher dan perutnya terluka parah.

Tak ada saksi yang melihat peristiwa itu karena korban dieksekusi pada malam hari saat tengah tertidur lelap.

Belakangan terungkap Idris ternyata dibunuh oleh anak kandungnya, Syamsir (35) bersama tetangganya Mellanio (72).

Jejak sidik jari yang ditemukan polisi mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.

 

PELAKU PEMBUNUHAN - Syamsir dan Mellanio dua pelaku pembunuhan terhadap Idris digiring ke sel Mapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (1/4/2026). Syamsir merupakan anak kandung dari korban Idris berdomisili di Gantarang, Bulukumba.
PELAKU PEMBUNUHAN - Syamsir dan Mellanio dua pelaku pembunuhan terhadap Idris digiring ke sel Mapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (1/4/2026). Syamsir merupakan anak kandung dari korban Idris berdomisili di Gantarang, Bulukumba. (Tribun Timur/Samsul Bahri)

 

Kronologi Pembunuhan

Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto didampingi Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muh Ali dan Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP Marala menceritakan kronologis aksi pembunuhan tersebut.

AKBP Restu mengatakan sebelum kejadian, Mellanio dan Syamsir datang ke rumah korban untuk bertamu. 

Tak lama kemudian mereka meninggalkan rumah korban.

Saat larut malam, Mellanio dan Syamsir kembali mendatangi rumah korban.

Saat korban terlelap tidur, kedua pelaku melakukan aksinya. 

Mellanio mendahului melukai leher korban.

Syamsir menikam perut ayahnya itu. 

Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kabur menghilangkan jejak.

Saat terungkap aksi pembunuhan tersebut, kedua terduga pelaku tidak berada di lokasi.

Polisi pun menemui kendala untuk mengungkap pelaku pembunuhan itu.

Dua hari kemudian, Selasa (31/3/2026) baru terungkap jika Mellanio dan Syamsir sebagai pelakunya. 

Jejak sidik jari menjadi petunjuk polisi untuk mengungkap pelaku.

"Syamsir bersama tetangganya hilangkan nyawa orang tuanya," kata Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto saat menggelar press rilis di halaman Ruang Satreskrim Polres Bulukumba, Rabu (1/4/2026). 

Kedua pelaku diduga telah melakukan perencanaan pembunuhan. 

Kini keduanya sedang menjalani penahanan di Mapolres Bulukumba.

Dendam Lama

Kepada polisi, Syamsir dan Mellanio mengungkapkan motifnya menghabisi nyawa korban.

Mellanio mengaku dia memiliki dendam terhadap korban.

Dia pernah terjerat kasus pidana beberapa tahun lalu dan berselisih dengan korban.

Sedangkan Syamsir mengaku jika ayahnya tak mengakui dirinya sebagai anak kandung. 

Karena sakit hati, Syamsir pun kesal dan ikut membunuh sang ayah.

Kini keduanya terancam hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara. 

Tentang Kecamatan Gantarang

Kecamatan Gantarang adalah salah satu dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 

Wilayah ini dikenal sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Bulukumba dan memiliki sejarah administratif yang cukup panjang.

Kecamatan Gantarang awalnya bergabung dengan Kecamatan Kindang dengan nama Gangking, kemudian dimekarkan menjadi dua kecamatan.

Kecamatan Gantarang terdiri dari sejumlah desa dan kelurahan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Mata pencaharian utama masyarakatnya adalah di bidang pertanian, perkebunan, dan sebagian masyarakat bekerja di sektor perdagangan serta jasa.

Penulis: Samsul Bahri 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.