Pemprov Lampung Tetapkan OTD Jemaah Haji 2026 Rp 5,1 Juta per Orang
Reny Fitriani April 02, 2026 01:38 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung ) bersama Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lampung resmi memutuskan besaran Ongkos Transit Daerah (OTD) untuk jemaah haji tahun 2026 senilai Rp 5,1 juta.

Nilai tersebut setelah Pemprov Lampung bersama Kanwil Kemenhaj Lampung dan pemerintah kabupaten/lota menggelar rapat subsidi OTD pada Kamis (2/4/2026).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Lampung, M Firsada mengatakan, subsidi ini ditujukan untuk meringankan beban para jemaah haji.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan rincian pembagiann beban biaya (cost sharing) OTD antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Tahun ini OTD-nya berjumlah Rp 5,1 juta per orang. beban Provinsi itu sekitar Rp 1,2 juta dan kabupaten Rp 3,8 juta," ujar Firsada diwawancarai seusai rapat.

Baca Juga Kemenhaj Lampung Pastikan Tidak Ada Pembatalan Haji dan Umrah Imbas Konflik Timur Tengah

Ia menuturkan, bahwa anggaran OTD tersebut telah siap direalisasikan baik di Provinsi maupun di Kabupaten Kota.

Ia merincikan, komponen biaya OTD tersebut nantinya mencakup seluruh biaya perjalanan domestik jemaah dari Lampung menuju ke Embarkasi Jakarta hingga kepulangan mereka kembali ke tanah air. 

Pemerintah daerah juga telah memastikan kerja sama dengan pihak maskapai dan transportasi darat.

"Biayanya itu pesawat, rencana pesawat pulang pergi, bus, kemudian angkutan barang. Jadi ada semacam mobil boks untuk mengangkut barang-barang atau koper-koper jamaah," urai Firsada.

Disinggung soal kenaikan nilai, Firsada mengatakan besaran OTD tahun 2026 ini mengalami sedikit kenaikan dari tahun sebelumnya meski tidak signifikan.

"Kenaikannya sekitar Rp 85.000. Kabupaten/Kota sudah menganggarkan, tinggal merealisasikannya. Jadi per itu Rp 5,1 per orang jamaah," tambahnya.

Firsada pun memastikan ketersediaan anggaran dalam kondisi amann lantaran adanya penurunan jumlah kuota jemaah haji Lampung yang berangkat tahun ini.

"(Anggaran) semuanya siap. Justru Kabupaten/Kota menganggarkan lebih dari yang sudah ditentukan, karena jamaah jemaah menurun dari tahun lalu 7.027 sekarang 5.800an jemaah. Jadi anggarannya berlebih. Dan semua jamaah haji sudah melakukan pelunasan," ungkapnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan keberangkatan yang disesuaikan dengan kelompok terbang (kloter) masing-masing jemaah, pihak Pemprov Lampung juga telah menjalin kerjasama dengan penyedia jasa transportasi.

"Kita sudah kerja sama dengan pihak (Maskapai) Garuda dan bus Damri untuk transitnya, untuk mempersiapkan keberangkatan jamaah sesuai dengan kloter masing-masing," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.