BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Peluang kerja bagi lulusan SMK di Kalimantan Selatan mulai diarahkan lebih luas, termasuk ke pasar tenaga kerja luar negeri.
Sejumlah langkah tengah disiapkan untuk meningkatkan serapan lulusan agar tidak hanya bergantung pada industri lokal.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel, Firna Arsika, Jumat (3/4/2025) mengatakan, sekolah-sekolah kejuruan kini didorong aktif mengusulkan program penempatan kerja ke luar negeri melalui skema yang disiapkan pemerintah pusat.
Menurutnya, seluruh SMK negeri maupun swasta telah difasilitasi untuk mengajukan usulan melalui sistem Takola sebagai bagian dari upaya memperluas peluang kerja bagi lulusan.
“Kami memfasilitasi semua SMK agar bisa mengakses program keberkerjaan di luar negeri yang sedang didorong pemerintah pusat,” ujarnya.
Baca juga: Kesiapan Kerja Lulusan SMK Perlu Diperkuat, Disdikbud Kalsel Fokus Perbaikan
Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti pola kemitraan antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri (Dudika).
Evaluasi dilakukan karena kerja sama yang selama ini berjalan dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong penyerapan lulusan secara maksimal.
Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Disdikbud Kalsel menggandeng Biro Pemerintahan Otonomi Daerah (Otda) dalam merumuskan pola kerja sama yang lebih kuat antara sekolah dan pihak industri.
Selain itu, pembahasan juga dilakukan bersama Bappeda Kalsel terkait penyusunan Peraturan Daerah tentang Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial Perusahaan (TJLSP).
Regulasi ini diharapkan membuka peluang dukungan dari perusahaan bagi pengembangan pendidikan vokasi.
Firna menyebut, keberadaan aturan tersebut nantinya dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk ikut berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan serta membuka peluang kerja bagi lulusan SMK.
Meski sejumlah strategi telah disiapkan, tantangan lain masih perlu dibenahi, terutama terkait kesiapan mental dan budaya kerja lulusan.
Baca juga: Lowongan Kerja PT Micro Madani Institute di Kalsel, Dicari Account Officer, Lulusan SMK Bisa Daftar
Masukan dari pihak industri menunjukkan bahwa kedisiplinan serta sikap kerja masih menjadi perhatian utama.
Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Kalsel berencana menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk memberikan pembekalan kepada siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Program peningkatan kapasitas tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua 2026. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)