TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta akan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pukul 15.30 WIB, hari ini, Minggu (5/4/2026).
Laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 itu akan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung,
Kapten Persija, Rizky Ridho memastikan rekan setimnya sudah dalam kondisi prima dan siap tempur.
Terlebih, Persija sedang dalam kondisi haus poin penuh.
Pada dua laga sebelumnya, melawan Dewa United dan Borneo FC, Persija hanya bisa main imbang di kandang sendiri.
“Teman-teman sudah dalam keadaan siap untuk pertandingan besok. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik."
"Sebab, di dua laga kemarin kami belum mendapatkan poin sempurna atau tiga poin,” ujar Ridho dalam konferensi pers sebelum pertandingan, dikutip dari laman Persija.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung FC sedang on fire.
The Guardians berbekal lima kemenangan beruntun yang menjadi bukti konsistensi keperkasaannya.
Namun Rizky Ridho tak gentar. Ia justru bernafsu untuk mematahkan tren positif Bhayangkara FC.
“Tentunya tidak mudah karena Bhayangkara sendiri tidak pernah kalah di lima laga terakhir kalau saya tidak salah. Tentunya saya sangat excited untuk pertandingan besok dan semoga kami bisa memenangkan pertandingan,” ucapnya lagi.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa persiapan tim berjalan dengan optimal. Gustavo Almeida dan rekan-rekan membawa semangat, fokus, dan determinasi tinggi untuk menjawab tantangan di kandang lawan.
“Kami telah mempersiapkan diri dengan baik sesuai rencana untuk menghadapi pertandingan ini. Memang, dalam beberapa periode terakhir kami belum selalu memiliki skuad yang lengkap karena beberapa pemain harus membela tim nasional dan sebagian lainnya masih dalam proses pemulihan cedera."
"Meski begitu, kami tetap percaya bahwa tim mampu tampil maksimal dan memberikan performa terbaik pada pertandingan besok,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Di sisi lain, Mauricio memahami betul bahwa tuan rumah tengah berada dalam tren performa yang impresif.
Catatan lima kemenangan beruntun serta produktivitas 14 gol dengan hanya lima kali kebobolan menjadi indikator kekuatan Bhayangkara FC yang patut diwaspadai.
Jadi, kemenangan 3-1 pada pertemuan putaran pertama tidak dijadikan acuan mutlak. Mauricio menilai bahwa perkembangan kualitas lawan membuat pertandingan kali ini akan menghadirkan tantangan yang berbeda.
“Saya menilai Bhayangkara tampil lebih kuat di putaran kedua ini dan menjadi salah satu tim yang berkembang dengan baik di kompetisi. Kami menyadari bahwa mereka memiliki pertahanan yang solid. Namun, kami sudah terbiasa menghadapi tim dengan karakter permainan bertahan seperti itu di liga ini. Kunci bagi kami adalah bermain efektif saat menyerang dan memaksimalkan setiap peluang yang tercipta,” kata Mauricio.