Purwokerto Kerap Dilanda Hujan dan Petir saat Sore atau Malam, Begini Penjelasan BMKG
rika irawati April 07, 2026 03:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Hujan deras disertai petir kerap melanda wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam beberapa waktu terakhir.

Hujan disertai petir ini biasanya terjadi menjelang sore dan malam hari.

Terkait kondisi ini, Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Deas Achmad Rivai mengatakan, hujan disertai petir yang terjadi beberapa hari terakhir di Purwokerto masih tergolong normal.

Menurutnya, kondisi ini terjadi saat pancaroba.

Saat ini, wilayah Banyumas memang telah memasuki musim peralihan dari hujan ke kemarau. 

Baca juga: SPBU di Purwokerto Diserbu Warga di Tengah Kabar Kenaikan Harga, Antrean BBM Nonsubsidi Mengular

Prediksinya, awal musim kemarau di Banyumas terjadi di awal bulan Mei dan Juni 2026.

"Pantauan kami terhadap arah angin dan cuaca, awal bulan April ini, di wilayah Banyumas, masuk fase musim peralihan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/4/2026).

Hindari Tanah Lapangan dan Dekat Pohon

Deas menjelaskan, saat musim pancaroba, intensitas hujan sering meningkat.

Faktornya berasal dari awan konvektif atau awan kumolonimbus.

Bahkan, biasanya, disertai dengan petir, angin kencang atau angin puting beliung.

"Karena petir justru lebih banyak terjadi di musim peralihan. Bisa juga disertai hujan es," ungkapnya. 

Baca juga: Berada di Zona Merah, Pendakian Gunung Slamet via Baturraden Lestari Ditutup. 21 Pendaki Sudah Turun

Deas mengimbau, masyarakat untuk waspada dan berhati-hati di musim pancaroba ini, terutama saat berteduh dari hujan.

Dia meminta warga tidak berteduh di bawah pohon atau tiang listrik karena potensi angin.

Warga juga minta menghindari beraktivitas di tanah lapang saat hujan untuk menghindari potensi sambaran petir.

"Jadi, lebih baik, saat terjadi hujan, berada di dalam rumah," pesannya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.