- Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah membalas serangan Israel pada Selasa (7/4/2026).
Serangan tersebut diarahkan menuju fasilitas petrokimia di wilayah Jubail, Arab Saudi milik perusahaan Amerika Serikat.
Diketahui sebelumnya Israel telah menyerang fasilitas petrokimia di wilayah Shiraz.
Fasilitas itu diduga menjadi tempat terakhir yang memproduksi komponen kimia penting untuk bahan rudal balistik Iran.
Militer Israel IDF juga mengklaim telah menyerang susunan rudal balistik di wilayah barat laut Iran.
Serangan balasan IRGC sebelumnya telah diperingatkan oleh para pejabat Iran.
Mereka akan membalas setiap serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran.
Pembalasan akan menargetkan infrastruktur serupa yang ada di lokasi musuh.
IRGC mengklaim telah menargetkan kompleks petrokimia di Juaymah milik perusahaan Amerika Shourdan Philips dengan rudal dan drone.
Mereka juga menargetkan sejumlah perusahaan Amerika di Jubail termasuk Sadra, Exxonmobil, dan Dark Chemical.