Dianggap Teman Iran, Kapal Malaysia Aman Lewati Selat Hormuz, PM Anwar Ibrahim Ungkap Dampak Blokade
Ardrianto SatrioUtomo April 07, 2026 11:42 PM

- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan beberapa kapal Malaysia kini diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Izin melintas setelah Anwar Ibrahim melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin regional.

Anwar Ibrahim  mengklaim telah berbicara dengan pemimpin Iran, Mesir, Turki, dan negara lain untuk memastikan kelancaran jalur pelayaran tersebut.

Dilansir dari The Guardian, dalam pidatonya Anwar juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas izin yang diberikan.

Ia menyebut Pemerintah Malaysia kini tengah memproses pemulangan kapal tanker minyak beserta awaknya agar dapat kembali ke tanah air.

Anwar menegaskan bahwa Malaysia sangat terdampak oleh situasi ini.

Ia beranggpan karena sekitar 50 persen pasokan minyaknya melewati Selat Hormuz.

Anwar menyebut blokade, konflik, serta terganggunya pasokan minyak dan gas telah memberi tekanan besar terhadap ekonomi negaranya.

Sementara itu, di X menyebut sebuah kapal tanker pengangkut minyak mentah dari Irak telah melintasi Selat Hormuz menuju Johor, Malaysia.

Kabar itu diumumkan Kedutaan Besar Iran di Kuala Lumpur melalui unggahan di X, pada Senin (6/4/2026).

"Kami telah mengatakan bahwa Republik Islam Iran tidak melupakan teman-temannya. Kapal Malaysia pertama telah melintasi Selat Hormuz," bunyi unggahan tersebut, yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Melayu.

Sebagai informasi, sejumlah kapal dari Iran, Thailand, dan China dilaporkan mulai kembali melintasi jalur tersebut meski dalam kondisi terbatas.

Sebelumnya, sebuah kapal tanker Thailand berhasil melintas setelah adanya koordinasi diplomatik antara pemerintah Thailand dan Iran.

Selain itu, beberapa kapal dari China juga dilaporkan melintasi selat tersebut. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.